Panglima TNI Anulir Mutasi yang Diteken Gatot Nurmantyo. Ini Penjelasan Kapuspen TNI

Dalam surat keputusan yang diteken di akhir masa jabatannya sebagai Panglima TNI, Gatot Nurmantyo memutasi 85 perwira tinggi TNI

Panglima TNI Anulir Mutasi yang Diteken Gatot Nurmantyo. Ini Penjelasan Kapuspen TNI
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Kapuspen TNI Mayjen TNI Fahdhilah di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (20/12/2017). 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto membatalkan keputusan Panglima TNI sebelumnya, Jenderal Gatot Nurmantyo, tentang mutasi sejumlah perwira tinggi TNI.

Surat yang diterbitkan Gatot bernomor Kep/982/XII/2017 tertanggal 4 Desember dianulir lewat penerbitan surat keputusan baru dari Panglima Hadi bernomor Kep/928.a/XII/2017 tertanggal 19 Desember.

Dalam surat keputusan yang diteken di akhir masa jabatannya sebagai Panglima TNI, Gatot Nurmantyo memutasi 85 perwira tinggi TNI.

Baca: Penyanyi Latarnya Ikut Indonesia Idol. Judika Dikerjain Juri Lain, Disuruh Jadi Backing Vocal

Baca: Video Karyawan Saling Tampar di Atas Panggung Hebohkan China. Apa yang Terjadi?

Baca: Ayu Ting Ting Jadi Bahan Gosip, Ruben Marah, Minta Kru Acara Ini Minta Maaf: Satu TV Kok Begitu

Namun, melalui surat keputusan baru ini, maka rotasi terhadap 16 perwira tinggi (pati) TNI yang sebelumnya dilakukan Gatot dinyatakan tidak ada.

Salah satu perwira tinggi yang batal dirotasi yakni Letjen TNI Edy Rahmayadi.

Edy sebelumnya dirotasi oleh Gatot dari jabatan Pangkostrad menjadi Pati Mabes TNI AD dalam rangka pensiun dini. Namun, rotasi itu dinyatakan tidak ada dan Edy tetap menjabat sebagai Pangkostrad.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Fahdhilah membenarkan adanya surat baru yang diteken Hadi.

Halaman
123
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved