TAK TAHU MALU, Dua Sejoli 'Begituan' di Patung Domba Pusat Kota. Aksi Mereka pun Direkam Warga

Pasangan muda mudi tertangkap kamera sedang berhubungan intim di atas patung domba di sebuah tempat terbuka di Pusat Kota.

TAK TAHU MALU, Dua Sejoli 'Begituan' di Patung Domba Pusat Kota. Aksi Mereka pun Direkam Warga
mirror
Sepasang sejoli sedang 'begituan' di tengah kota Selandia Baru. 

TRIBUNBATAM.ID- Pasangan muda mudi tertangkap kamera sedang berhubungan intim di atas patung domba di sebuah tempat terbuka di Pusat Kota Selandia Baru.

Pasangan yang kurang ajar itu terlihat oleh orang-orang yang lewat di pusat kota Dunedin, di Pulau Selatan, Selandia Baru, Sabtu (16/12/2017) sekitar pukul 1 dini hari waktu setempat.

Dilansir dari mirror, segerombolan anak muda yang sedang menaiki mobil lewat di tempat kejadian dan merekam apa yang dilakukan lelaki dan perempuan tersebut.

Bahkan, mereka bersorak sangat keras dari dalam mobil, namun pria dan wanita yang sedang mabuk kepayang tidak menghiraukan teriakan itu. Mereka tetap melakukan perbuatan yang memakukan tersebut.

Rekaman tersebut, kemudian diunggah di dunia maya dan menjadi hal yang menghebohkan.

Padahal, di wilayah hukum Selandia baru  sudah jelas hukuman penjara dua tahun bagi orang-orang yang berbuat tidak lazim di depan umum, termasuk berhubungan intim.

Hal tersebut tertuang dalam Undang-Undang Kejahatan Selandia Baru tahun 1961.

Setelah rekaman itu viral, banyak warga yang meminta agar dua pelaku yang berbuat mesum di depan umum dilaporkan ke polisi, jangan hanya merekamnya.

Seorang pria (23), yang membuat rekaman tersebut mengatakan, dia merekam hal itu dari dalam mobil.

"Kami berkeliling saat salah satu gadis di mobil kami tertawa terbahak-bahak. Mereka berhubungan intim di patung domba. Saya rasa itu adalah tantangan atau semacamnya, Saya belum pernah melihat yang seperti ini,"kata pria yang tidak disebutkan namanya tersebut.

Kemudian, lanjutnya, seorang dari temannya mengunggah rekaman itu di dunia maya.

"Teman saya yang unggah ke online dan semua orang tertawa, kecuali ibuku. Dia tidak menyukainya,"tambahnya.

Seorang juru bicara Polisi Selandia Baru mengatakan, pihaknya belum menyelidiki rekaman tersebut karena mereka belum menerima laporan.

"Polisi meminta siapapun yang menyaksikan perilaku buruk untuk melaporkannya ke polisi setempat," kata juru bicara tersebut.

"Kami menangani semua laporan tentang hal ini dengan serius, dan menyelidiki dengan tepat,"tambahnya.(*)

Penulis: Sri Murni
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved