Inilah Curhatan Bubung Soal Sulitnya BNNP Kepri Berantas Narkoba dari Malaysia

Hampir 100 persen Narkoba yang masuk ke Indonesia melalui Kepri berasal dari Malaysia. BNNP Kepri pun mengaku sulit memberantas hingga akarnya.

Inilah Curhatan Bubung Soal Sulitnya BNNP Kepri Berantas Narkoba dari Malaysia
Kepala BNN Kepri Brigjen Nixon Manurung dan Kabid Pemberantasan AKBP Bubung Pramiyadi mengekspose penangkapan 10 pengedar narkoba, Rabu (30/8/2017). 

TRIBUNBATAM.ID, BATAM - Hampir 100 persen Narkoba yang masuk ke Indonesia melalui Kepri berasal dari Malaysia.

Hal tersebut diungkapkan Bandan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri).

Berdasarkan dari hasil penangkapan dan pengembangan kasus Narkoba, BNNP Keperi menyebutkan, 98 persen barang haram tersebut didatangkan dari Malaysia.

Kepala BNNP Kepri melalui Kabid Brantas BNN Kepri, AKBP Bubung Pramiadi mengatakan, daerah yang paling sering menjadi pintu masuk adalah Batam, Tanjungpinang, Bintan, dan Karimun.

Keempat daerah ini memang sangat dengan dengan Negeri Jiran, Malaysia.

"Memang kalau kita melihat, barang masuk sangat gampang dikarenakan banyaknya pelabuhan-pelabuhan tikus yang tak tersentuh aparat," kata Bubung saat ekspos di Kantor BNNP Kepri, Batam, Jumat (22/12/2017).

Baca: ALAMAK Siswa SD Ini Bikin Narkoba Sendiri dari Jamur Kotoran Sapi. Efeknya kayak Orgil, Lalu. . .

Baca: Antisipasi Narkoba, Lapas Klas IIA Barelang Dapat Bantuan Mesin X-Ray dari Kemenkum HAM RI

Selain itu, dia juga mengungkapkan jumlah porsenil dan armada sangat minim.

"Jaringan mereka (Pelaku-red) ini terputus-putus. Dan tidak saling mengenal. Saya contohkan, ketika melakukan penangkapan dan pengembangan, pelaku ini tidak kenal dengan orang yang menyerahkan barang tersebut kepada dirinya. Singkatnya, pelaku yang mengantar barang dan penjemput barang tidak saling kenal. Itu juga menjadi kesulitan kami melacak sampai ke akar,"ungkapnya.

Masuknya barang haram dari Malaysia tidak hanya melalui pelabuhan tikus tetapu juga pelabuhan resmi seperti Ferry Internasional Batam Center.

Dari hasil tangkapan yang terdata di BNNP Kepri dari bulan Oktober hingga November, terdapat 2.014 gram Narkotika jenis sabu yang dimusnahkan.

BNNP juga mengamankan delapan orang pelaku yang kini proses hukumnya sedang berjalan. (endra)

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved