Terkait Aturan Pemerintah, Bantuan Untuk Rumah Ibadah di Anambas Kini Harus Dilengkapi Proposal

Ia menjelaskan, dalam Permendagri, diatur tentang pemberian bantuan terkait dana hibah ataupun bantuan sosial

Terkait Aturan Pemerintah, Bantuan Untuk Rumah Ibadah di Anambas Kini Harus Dilengkapi Proposal
ilustrasi proposal 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Penyaluran bantuan kini tidak mudah lagi. Jika masyarakat ingin mendapat bantuan seperti untuk rumah ibadah, harus mengajukan proposal dan prosesnya juga cukup panjang.

Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris mengatakan, masyarakat harus menempuh cara ini.

"Harus diproses panjang dan dilengkapi proposal," ujarnya di Kecamatan Palmatak belum lama ini.

Baca: Ditabrak Mobil Porsche Saat Melintas di Jalan, Kerbau Ini Tewas Setelah Terlempar dan Timpa Mobil

Baca: Kapolsek Sagulung: Untuk 2 Pelaku yang Buron, Datanglah Baik-baik. Kalau Tidak, Tanggunglah Resiko

Baca: Bus dengan 50 Penumpang Jatuh di Jembatan Setinggi 30 Meter. Sopirnya Ternyata Berusia 16 Tahun

Haris yang saat itu hadir pada pelantikan Kepala Desa di Kecamatan Palmatak itu pun, berencana mengundang pengurus rumah ibadah untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai alur serta proses pemberian bantuan ini.

"Mungkin pengurus-pengurus masjid akan diundang. Jangan nanti bapak-bapak menunggu-nunggu. Mungkin baru di 2019 nanti (dapat diakomodir)," ungkapnya.

Ia menjelaskan, dalam Permendagri, diatur tentang pemberian bantuan terkait dana hibah ataupun bantuan sosial. Disebutkan, usulan harus disampaikan melalui proposal.

"Menurut Permendagri harus diproses panjang pakai proposal," katanya.

Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Rocky Hasudungan Sinaga membantah anggapan dalam proses pengurusan bantuan, baik hibah maupun bantuan sosial ‎membutuhkan proses yang berbelit-belit.

"Sebenarnya tidak ribet. ‎Cukup mengajukan proposal tertulis kepada Bupati. Nantinya, Bupati meneruskan ke OPD yang bersangkutan. Seperti untuk rumah ibadah, berarti menggunakan bantuan sosial," ujarnya.(tyn)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved