Motion

Prihatin dengan Kerusakan Alam di Batam, Ini Gebrakan Mapala Polibatam

Komunitas Mapala Polibatam melakukan berbagai gebrakan untuk menyelamatkan alam Batam yang dinilai sudah rusak.

Prihatin dengan Kerusakan Alam di Batam, Ini Gebrakan Mapala Polibatam
TRIBUNBATAM/WAHIB WAFA
Motion 

MENJAGA alam merupakan hal penting yang harus diperhatikan untuk mempertahankan keselarasan kehidupan yang nyaman. Meskipun hidup di kota, lingkungan asri dan bersih adalah hal penting.

Di Kepri, khususnya Batam belakangan alam mulai rusak akibat pembangunan. Cut and fill, reklamasi serta penebangan hutan yang tidak diiringi pelestarian hutan kembali, menjadi isu hangat yang mengancam kondisi lingkungan.

Beranjak dari situlah, komunitas Mahasiswa Pecinta Alam Politeknik Batam (Mapala Polibatam) melakukan berbagai gebrakan untuk menyelamatkan alam Batam.

"Kita harus peka dengan kondisi alam sekitar kita. Oleh karenanya, kita sebagai generasi muda yang dituntut memiliki intelektualitas dengan pikiran yang harus kritis, maka kita harus paham dan sadar kondisi alam kita di Kepri," ujar Muhammad Syauqi, Dewan Penasehat Agung Malapa Polibatam, Selasa (26/12/2017).

Baca: Tak Perlu Disulam, Melukis Alis Itu Mudah. Cobain Yuk!

Baca: Nggak Cuma Artis K-Pop, Cowok Batam Juga Jago Nge-Dance, Lho!

Baca: Lupis Pandan, Manis Gurih Beraroma Pandan

Ia mengutarakan rasa resah dan gelisahnya ketika melihat kondisi alam di Kepri. Menurutnya alam di Batam harus menjadi perhatian semua elemen masyarakat maupun pemerintah. Melihat kondisi alam yang kian mulai mengkhawatirkan, berbagai kegiatan pun digagas dan dijalankan oleh komunitas ini.

Penasaran apa saja kiprah yang telah dan akan dilakukan oleh komunitas Mapala Polibatam? Simak yuk pembahasannya di rubrik Motion Tribun Batam edisi Rabu 27 Desember 2017. (*)

Tags
Alam
Batam
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved