TribunBatam/

Malang Nasib Wanita Ini. Ia Tewas Usai Dianiaya Suaminya, Karena Alasan Cemburu

Kabid Humas Polda Papua mengungkapkan, saat menganiaya istrinya hingga tewas, pelaku dalam kondisi terpengaruh minuman keras

Malang Nasib Wanita Ini. Ia Tewas Usai Dianiaya Suaminya, Karena Alasan Cemburu
kompas/jitetkoestana
ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, SENTANI – Wanita bernama Lisa Fitria Tokoro, warga Doyo Lama, Kecamatan Waibu Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, tewas di tangan suminya berinisial YW (29), Rabu (27/12/2017) sore.

Informasi yang diperoleh, wanita berusia 20 tahun itu tewas lantaran dianiaya suaminya yang saat itu mabuk minuman keras dan cemburu terhadap kedekatan korban dengan orang lain.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengungkapkan, saat menganiaya istrinya hingga tewas, pelaku dalam kondisi terpengaruh minuman keras.

Baca: Bocor! Percakapan Ibunda Ivan Gunawan dengan Ayu Ting Ting: Aku Pilihnya Kamu! Maksudnya?

Baca: Kala Nikita Mirzani Posting Foto Hanya Pakai Celana Dalam. Inilah Reaksi Warganet

Baca: Ketika Presiden Jokowi Mampir ke Warung Kopi. Ternyata Segini Harga Kopinya

“Kejadian itu berlangsung cepat, dimulai tersangka pulang ke rumahnya dalam kondisi mabuk dan perkelahian di antara keduanya, dilatarbelakangi rasa cemburu pelaku terhadap korban,” ungkap Kamal, Kamis (28/12/2017).

Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka, ungkap Kamal, sebelum kejadian, korban beberapa hari ini pulang ke Kampung Yoboi dan menduga memiliki hubungan dengan laki-laki lain di daerah itu.

“Saat itu tersangka pun mempertanyakan hal itu, lalu menganiaya korban dengan menggunakan tangan kosong di bagian wajah sehingga menyebabkan korban tidak sadarkan diri,” paparnya.

Menurut Kamal, saat melihat korban tak sadarkan diri, tersangka meminta bantuan kepada tetangga dan warga sekitar untuk membawa korban ke RS Yowari guna mendapat perawatan medis.

“Naasnya, saat petugas medis melakukan pemeriksaan, korban korban telah meninggal dunia,” kata Kamal.

Kamal menambahkan, mengetahui korban sudah meninggal dunia, kerabatnya langsung mendatangtani rumah sakit dan menganiaya tersangka.

“Beruntung saat itu, anggota patroli setempat langsung mengamankan YW dari amukan keluarga korban. Saat ini, tersangka sedang menjalani pemeriksaan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” paparnya.

Sementara korban masih berada di RS Yowari guna divisum luar sebagai bukti.

“Jenazah korban sempat diinginkan pihak keluarga agar disemayamkan Kampung Yoboi. Namun, kami masih membutuhkannya untuk menambah alat bukti,” ujarnya.(*)

Editor: nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help