Presiden Chechnya Meradang karena Akun Facebooknya Ditutup. Penyebabnya Amerika Serikat

Facebook memutuskan untuk menutup dua akun Kepala Negara Republik Chechnya, Ramzan Kadyrov yang memiliki pengikut sekitar empat juta orang.

Presiden Chechnya Meradang karena Akun Facebooknya Ditutup. Penyebabnya Amerika Serikat
Reuters via kompas.com
Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov (tengah) dalam balutan seragam militer Rusia. 

TRIBUNBATAM.ID, GROZNY - Kepala Negara Republik Chechnya, Ramzan Kadyrov, begitu meradang Sabtu pekan kemarin (23/12/2017).

Sebab, dia tidak bisa mengakses akun Facebook dan Instagram pribadinya.

Itu setelah Facebook memutuskan untuk menutup dua akun yang memiliki pengikut sekitar empat juta orang tersebut.

Kadyrov dikenal sebagai pemimpin yang gemar menggunakan media sosial.

Baik di Facebook atau Instagram, dia memposting kesehariannya seperti memeluk kucingnya, berolahraga, hingga menulis puisi bagi idolanya, Presiden Rusia Vladimir Putin.

Baca: Sistem BI Checking Mulai Dialihkan ke OJK. Apa Dampaknya untuk Nasabah?

Dilansir New York Times Kamis (28/12/2017), nama Kadyrov masuk ke dalam daftar individu yang menerima sanksi dari Kementerian Keuangan Amerika Serikat ( AS).

Kadyrov dianggap melakukan pelanggaran HAM, kejahatan, dan pembunuhan.

Selain Kadyrov, dalam daftar yang dirilis 20 Desember itu, terdapat empat pejabat Rusia yang ikut disanksi.

"Kami memperhatikan akun itu masuk ke dalam sanksi AS. Karena itu, kami mempunyai hak legal untuk menutup akun tersebut," ujar jurubicara Facebook pernyataannya.

Halaman
123
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help