Suara Gemuruh Itu Bangunkan Saya dan Keluarga dari Tidur. Ternyata Longsor di Belakang Rumah

"Subuh sekitar pukul 4.00 WIB, saya dan keluarga terbangun dari tidur karena suara gemuruh dari tanah yang menimpa rumah," katanya

Suara Gemuruh Itu Bangunkan Saya dan Keluarga dari Tidur. Ternyata Longsor di Belakang Rumah
TRIBUNBATAM/ZABUR A
Ketua RW 08 Tiban Palem Mardianto menunjukan tanah yang longsor dan menimbun serta menjebolkan dinding rumah Mustofa, Minggu (31/12/2017). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Suara gemuruh tiba-tiba membangunkan penghuni rumah blok D1 No.10 Tiban Palem Kelurahan Tiban Baru, Kecamatan Sekupang, Minggu (31/12/2017).

Sekitar pukul 4.00 WIB, Mustofa pemilik rumah dan keluarganya langsung terbangun dan bergegas keluar, setelah mengetahui dinding belakang rumahnya jebol ditimbun tanah.

"Subuh tadi sekitar pukul 4.00 WIB, saya dan keluarga langsung bangun dari tidur, karena suara gemuruh dari tanah longsor yang menimpa rumah," katanya.

Baca: Tanggal 2 Januari Bukan Cuti Bersama. Bupati Apri Sujadi Minta ASN di Bintan Kerja Seperti Biasa

Baca: Inilah Manfaat Kaporit pada Air Bersih yang Diolah ATB

Baca: 4 Link Live Streaming Crystal Palace vs Manchester City Pukul 19.00 WIB Malam Ini

Dia bersama keluarga pun langsung ke luar dari dalam rumah takut tanah yang longsor menimbun. Akibat longsor itu bagian belakang rumahnya rusak dan dinding jebol.

"Suara gemuruh itu langsung membangunkan saya dan keluarga. Syukur semuanya selamat dari musibah itu," katanya.

Paginya, Camat Sekupang Arman dan Sekretaris Lurah (Seklur) Tiban Baru Ahmad Ismail dan perwakilan Dinas Bina Marga serta Tagana langsung turun ke lokasi.

Hingga Minggu sore, dua unit eskavator masih memindahkan tanah yang longsor dan menimbung bagian belakang rumah milik Mustofa itu.

Seklur Tiban Baru Ahmd Ismail, mengatakan untuk mengatisipasi terjadi longsor susulan, Dias Bina Marga menurunkan dua unit eskavator.

Tanah yang longsor dan menimbun rumah warga itu dipindahkan. Kemudian tanah yang mudah longsor pun jadi perhatian Dinas Bina Marga.

"Kalau hujan turun lagi sangat membahayakan. Beberapa rumah warga pun terancam di tumbun tanah longsor. Untuk itu Dinas Bina Marga menurunkan alat berat agar rumah warga terhindar dari tanah longsor," katanya. (bur)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved