Kampung Tua Bengkong Sadai Jadi Pioner Legalitas Kampung Tua di Batam

"Siapa saja namanya sudah dicantumkan dalam SK ini, nantinya akan kami tindaklanjuti," kata Lukita kepada wartawan di lokasi kegiatan

Kampung Tua Bengkong Sadai Jadi Pioner Legalitas Kampung Tua di Batam
TRIBUNBATAM/DEWI HARYATI
Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo sudah menandatangani Surat Keputusan (SK) terkait legalitas lahan Kampung Tua di Bengkong Sadai, Jumat (29/12) sore. Penandatanganan itu dilakukan Lukita di Masjid Jami Kelana, Bengkong Sadai 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Masyarakat Kampung Tua di Bengkong Sadai boleh bergembira. Ke depan mereka tak khawatir lagi dengan status legalitas lahan rumah yang mereka tempati. Lahan itupun bisa diperjualbelikan.

Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo sudah menandatangani Surat Keputusan (SK) terkait legalitas lahan Kampung Tua di Bengkong Sadai, Jumat (29/12/2017) sore.

Penandatanganan itu dilakukan Lukita bertempat di Masjid Jami Kelana, Bengkong Sadai, disaksikan sejumlah masyarakat.

Baca: Lahan Terbatas, Ketua DPRD Ungkap Rencana Pemko dalam Mengelola Sampah ke Depan. Gunakan Teknologi

Baca: Disematkan Tanjak oleh Lembaga Adat Melayu Tebing, Kapolsek Mengaku Terharu

Baca: Harga Jam Tangan Ini Rp 13 Juta. Hanya Ada 5.050 Pcs di Dunia. Berminat?

Dalam SK tersebut, sebanyak 240 nama warga dinyatakan berhak mendapat sertifikat lahan.

Namun sebelum itu, mereka diminta mengurus dokumen terkait lahan yang diperlukan sebagai syarat dikeluarkannya sertifikat.

Satu di antaranya, yakni membayar Uang Wajib Tahunan (UWT) yang diputuskan besarannya Rp 25.100/meter persegi.

"Siapa saja namanya sudah dicantumkan dalam SK ini, nantinya akan kami tindaklanjuti," kata Lukita kepada wartawan di lokasi kegiatan.

Halaman
12
Penulis: Dewi Haryati
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help