Lahan Terbatas, Ketua DPRD Ungkap Rencana Pemko dalam Mengelola Sampah ke Depan. Gunakan Teknologi

Semula kata Nuryanto, dari DPRD maupun Pemerintah Kota Batam sempat menawarkan tidak ada bea gerbang (tipping fee)

Lahan Terbatas, Ketua DPRD Ungkap Rencana Pemko dalam Mengelola Sampah ke Depan. Gunakan Teknologi
TRIBUNBATAM/EFFENDY WARDOYO
Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Bea Gerbang atas Jasa Pengelolaan Sampah menjadi prioritas nomor satu, dalam program legislasi daerah (prolegda) Kota Batam 2018.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto.

Ia mengatakan, pertimbangannya lantaran mengingat lahan yang tersedia di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur yang terbatas.

Baca: Disematkan Tanjak oleh Lembaga Adat Melayu Tebing, Kapolsek Mengaku Terharu

Baca: Harga Jam Tangan Ini Rp 13 Juta. Hanya Ada 5.050 Pcs di Dunia. Berminat?

Baca: Siapkan Payung. Hari Pertama Tahun 2018 Batam dan Kota Lain di Kepri Diguyur Hujan

Sehingga perlu menerapkan teknologi tinggi dalam pengelolaannya.

Selama ini pengelolaan sampah di TPA tersebut, masih menggunakan cara konvensional.

"Apalagi ada korban karena tanah longsor di sana. Jadi kita memang perlu menerapkan teknologi tinggi dalam pengelolaannya," kata Nuryanto, saat kegiatan silaturahmi dengan wartawan, Jumat (29/12/2017) di DPRD Kota Batam.

Meski untuk mendukung Batam menjadi kota yang bersih perlu didukung teknologi tinggi, hal lain yang perlu dipikirkan juga terkait efisiensi anggarannya. Lantaran bebannya nanti akan dirasakan masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Dewi Haryati
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help