WAJIB TAHU! Ini Lho 7 Poin Soal Aturan Bebas Bea Masuk Oleh-oleh di Bawah 500 Dollar AS

Aturan baru ini dilatarbelakangi oleh pertumbuhan penumpang yang cukup signifikan, dan peningkatan pendapatan per kapita warga

WAJIB TAHU! Ini Lho 7 Poin Soal Aturan Bebas Bea Masuk Oleh-oleh di Bawah 500 Dollar AS
KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA
Sejumlah penumpang tampak menunggu barang bawaannya di area baggage claim Terminal 3 New Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (15/8/2016) 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Pemerintah, dalam hal ini Direktorat Jenderal Bea Cukai telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 203/PMK.04/2017 tentang impor barang bawaan penumpang dan awak sarana pengangkut sebagai pengganti Peraturan Menteri Keuangan Nomor 188/PMK.04/2010.

Ada 7 hal baru yang perlu diperhatikan dalam peraturan tersebut.

Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi mengatakan, salah satu poin dalam aturan tersebut menaikkan batas pengenaan bea masuk untuk barang bawaan penumpang khusus penggunaan pribadi; dari 250 dollar AS atau setara Rp 3,3 juta menjadi 500 dollar AS atau setara Rp 6,77 juta.

Baca: Terungkap! Inilah 5 Manfaat Daun Beluntas Tidak Semua Orang Tahu! Nomor 1 dan 3 Mengejutkan!

Baca: Mengejutkan! Ternyata Ini Penyebab Tumbuhnya Benih-benih Cinta Angel Lelga-Vicky Prasetyo!

Baca: Warga Tarempa Sebut Malam Tahun Baru 2018 di Anambas Tak Seramai Tahun Lalu

Dengan kata lain, barang yang harganya di bawah 500 dollar AS tidak akan dipungut bea masuk.

"Aturan baru ini dilatarbelakangi oleh pertumbuhan penumpang yang cukup signifikan, dan peningkatan pendapatan per kapita warga negara Indonesia, serta aspirasi masyarakat.

Maka kemudian diputuskan untuk melakukan revisi peraturan dengan mengedepankan kemudahan, simplifikasi prosedur, kepastian layanan, dan transparansi," terang Heru dalam keterangan resminya, Sabtu (30/12/2017).

Lebih rincinya, dia menjelaskan bahwa dalam aturan baru ini, pemerintah melakukan terobosan dari sisi kebijakan yang meliputi 7 hal, yakni:

Halaman
12
Editor: nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help