Mellennial

Jadi Desainer Ternyata Tak Harus Jago Gambar. Simak Triknya!

Untuk bisa menjadi seorang desainer tak harus menempuh pendidikan formal tapi bisa belajar otodidak.

Jadi Desainer Ternyata Tak Harus Jago Gambar. Simak Triknya!
TRIBUNBATAM/MONA ANDRIANI

MELLENNILAS yang suka dengan fashion dan suka membuat baju sendiri, tak ada salahnya jika mulai mendalami ilmu fashion dengan menjadi seorang fashion designer.

Apalagi, saat ini untuk bisa menjadi seorang desainer tak melulu harus menempuh pendidikan formal tapi bisa belajar secara otodidak.

"Basic-nya memang harus bisa menggambar, tapi itu bukan satu-satunya penentu karena sebenarnya yang penting mau belajar. Memang sih tidak hanya bisa belajar saat kuliah saja tapi jadi designer berdasarkan pengalaman juga bisa," kata Luhung Esa Pertiwi, seorang Fashion Designer Batam.

Menjadi seorang fashion designer tidak harus bisa menjahit juga loh guys. Tetapi ada baiknya kalau bisa menjahit juga agar lebih informatif ke si tukang jahitnya. Atau paling tidak kita mengerti pola dalam jahitan.

Mellennial
(TRIBUNBATAM/MONA ANDRIANI)

"Belajar perkembangan fashion juga sangat penting. Kita harus sering jalan-jalan melihat pola bentuk jahitan yang trend sekarang. Tidak hanya bentuk tetapi juga warnanya," ujar Luhung.

Fashion designer itu sebenarnya banyak cabangnya guys. Mulai desainer pakaian, aksesoris, sepatu, hingga tas. Dan Luhung mengatakan, trend warna 2018 ini lebih ungu violet dan silver.

Dalam fashion busana, terdapat dua tipe. Pertama ready to wear dan haute couture. Jadi penting untuk memilih fokus mau ke mana. Ready to wear berarti kamu lebih mengarah desain ke pakaian sehari-hari.

Sedangkan haute couture identik dengan pakaian yang lebih sedikit rumit. Seperti wedding dress, kebaya, busana muslim berpayet, dan sebagainya. Dari tingkat kerumitan tentu haute couture lebih rumit dari ready to wear.

Sebelum membuat design, hal yang tidak ditinggalkan adalah image board. Dari image board ini, imajinasi tentu harus dimainkan. Kita mengambil gambar dari manapun, terus digabungkan yang mempunyai warna senada dan disesuaikan dengan tema pakaian yang akan didesain.

Grafis desainer
 (TRIBUNBATAM/GANJAR WITRIANA)

"Dan yang penting bisa gaya dan punya selera busana yang baik dan tidak mesti jago gambar tetapi bisa menciptakan trend busana sendiri. Dan tidak ada salahnya untuk melihat di internet," ungkap Luhung. (*)

Penulis: andriani
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help