Kena Sanksi PBB, Pemimpin Korea Utara Justru Makin Bergairah Produksi Nuklir Massal

Pemimpin Korea Utara ( Korut), Kim Jong Un, menghendaki agar Korut bisa lebih masif lagi dalam mengembangkan senjata nuklir.

Kena Sanksi PBB, Pemimpin Korea Utara Justru Makin Bergairah Produksi Nuklir Massal
DOKUMEN
Kim Jong-un dan senjata Korea Utara 

TRIBUNBATAM.ID, PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara ( Korut), Kim Jong Un, menghendaki agar Korut bisa lebih masif lagi dalam mengembangkan senjata nuklir.

Keinginan itu disampaikan dalam pidato Tahun Baru, seperti dilaporkan kantor berita AFP Senin (1/1/2018).

Sepanjang 2017, tercatat Korut dua kali melakukan uji coba senjata skala besar.

Pertama adalah bom hidrogen, atau yang dikenal dengan termonuklir 3 September.

Kemudian 29 November, negara komunis itu meluncurkan rudal balistik antar-benua (ICBM) jarak jauh, Hwasong-15.

Baca: Sanksi Baru Dijatuhkan ke Korea Utara, dari Pengurangan Bensin 90% sampai Suruh Pulang Warganya

Rudal tersebut diklaim bisa menjangkau seluruh daratan di Amerika Serikat (AS).

"Kita harus memproduksi hulu ledak nuklir secara massal, sama seperti rudal balistik, dan mempercepat penempatannya," ujar Kim.

Dia melanjutkan, nuklir yang selama ini dikembangkan Korut bukan sebatas gertak sambal.

Kim mengancam bakal meluncurkannya jika saja kedaulatan mereka diusik oleh pihak luar.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved