‎Korban Tewas Lakalantas Meningkat, Begini Penjelasan Satlantas Polres Tanjungpinang!

‎Korban Tewas Lakalantas Meningkat, Begini Penjelasan Satlantas Polres Tanjungpinang!

‎Korban Tewas Lakalantas Meningkat, Begini Penjelasan Satlantas Polres Tanjungpinang!
tribunbatam.id
Ilustrasi. Petugas Polantas mendirikan sepeda motor yang tergeletak di depan Mapolresta Barelang karena ditinggal pengendaranya yang takut saat razia Operasi Zebra, Rabu (8/11/2017) 

TRIBUNBATAM.Id, TANJUNGPINANG-Angka kecelakaan lalulintas tahun 2017 masih tinggi di Tanjungpinang. Meski Begitu, tren angka kecelakaan mengalami penurunan dari tahun 2016 lalu. ‎

Tercatat ada sejumlah kecelakaan baik itu roda dua maupun roda empat yang mengalami kecelakaan dari luka ringan, berat hingga meninggal dunia.

Data yang dihimpun dari satuan lalulintas Polres Tanjungpinang‎, sepanjang tahun 2017 setidaknya sudah ada kecelakaan yang memakan korban hingga 144 korban secara keseluruhan. Baik itu luka berat, ringan dan meninggal dunia.

"Ada mengalami penurunan kecelakaan sebanyak 11 persen dari tahun sebelumnya 2016. Dimana tahun sebelumnya 2016 sebanyak 101 kejadian kecelakaan dan tahun 2017 hanya 90.

Dengan rincian meninggal dunia sebanyak 23 orang, luka berat ada 8 dan luka ringan 113 orang," ujar Kasat Lantan Polres Tanjungpinang melalui Kanit lakalantas Ipda Ridwan dikonfirmasi, Rabu (3/1/2018).

Adapun kerugian materil yang dialami dari kejadian kecelakaan tahun 2017 sebanyak Rp 136.900.000 dan mengalami penurunan dari tahun sebelumnya sebanyak Rp 44.800.000. Dilihat dari angka dan nilai kasus, setidaknya angka kecelakaan di Tanjungpinang telah mengalami penurunan.

"Tahun sebelumnya 2016 telah terjadi kecelakaan dengan kasus 101 kejadian. Sementara yang meninggal dunia sebanyak 18 orang luka berat 46 dan 98 mengalami luka ringan dengan total kerugian sebanyak Rp. 180.700.000‎," ujarnya lagi.

Melihat angka tersebut, pada tahun ini mengalami kenaikan jumlah korban yang meninggal meski kejadian tahun ini lebih sedikit.

Kemudian terjadi penurunan angka kerugian. ‎Sedangkan untuk luka berat terjadi menurun cukup drastis. Berbeda dengan luka ringan tahun 2017 mengelami kenaikan.

Pihaknya menghimbau untuk lebih meningkatkan tata tertib lalu lintas. Karena memang nyawa menjadi taruhan masyarakat dalam menjalankan aktifitas menggunakan pengendara baik sepeda motor.

"Kesadaran masyarakat untuk memperhatikan tata tertib lalulintas harus ditingkatkan. Untuk minimalisir angka kecelakaan‎ masyarakat harus memperhatikan kelengkapan berkendara. Seperti mengenakan helm dan anak dibawah umur untuk lebih diawasi," tutupnya. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help