Pahang Malaysia Dilanda Banjir, Sekitar 2000 Warga Dievakuasi dan Sejumlah Sekolah Ditutup

Banjir yang melanda wilayah Pahang, Malaysia semakin memburuk dan telah menyebabkan hampir 2.000 orang dievakuasi.

Pahang Malaysia Dilanda Banjir, Sekitar 2000 Warga Dievakuasi dan Sejumlah Sekolah Ditutup
FACEBOOK
Banjir yang melanda wilayah Pahang, Malaysia, Rabu (3/1/2018). 

TRIBUNBATAM.ID, JOHOR BARU  - Banjir yang melanda wilayah Pahang, Malaysia semakin memburuk.

Dilansir dari The Straitstimes, Rabu (3/1/2018), banjir telah menyebabkan hampir 2.000 orang dievakuasi.

Banjir ini disebabkan karena hujan deras dan di beberapa bagian di Malaysia.

Karena banjir, pemerintah setempat terpaksa menutup sekolah di beberapa negara bagian seperti  Johor, Terengganu, Kelantan dan Sabah.

Jumlah korban yang terkena banjir melonjak hingga 1.994 orang dari 572 keluarga pada Rabu (3/1/2018) pagi.

Angka ini jauh meningkat pada hari sebelumnya yang hanya sekitar 1.331 orang dari 375 keluarga pada Selasa malam.

Semua yang dievakuasi ditempatkan di 22 pusat bantuan sementara di Kuantan, Rompin dan Pekan.

Kuantan adalah kabupaten yang terkena dampak terburuk di negara bagian Pahang.

"Ada 13 pusat bantuan di Kuantan yang menyediakan tempat penampungan bagi 1.358 korban banjir dari 399 keluarga," kata Direktur Pertahanan Sipil Pahang Zainal Yusoff di stasiun radio Pahang FM.

"Di Rompin, ada delapan pusat bantuan dengan 584 korban dari 160 keluarga, sementara Pekan memiliki satu pusat bantuan yang dibuka pada pukul 1 dini hari, membantu 52 pengungsi dari 13 keluarga," tambahnya.

Halaman
123
Penulis: Sri Murni
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved