Trafik Data Telkomsel Naik 42 Persen Saat Natal & Tahun Baru. Ternyata Dua Konten Ini Pemicunya

Pada momen pergantian tahun tersebut tercatat trafik layanan data atau payloadTelkomsel mencapai 10,7 petabyte atau meningkat 42 persen.

Trafik Data Telkomsel Naik 42 Persen Saat Natal & Tahun Baru. Ternyata Dua Konten Ini Pemicunya
istimewa/telkomsel
Suasana pemantauan performansi layanan Telkomsel di seluruh Indonesia oleh jajaran direksi dan manajemen Telkomsel pada malam pergantian tahun di Jakarta (31/12/2018). 

TRIBUNBATAM.ID, BATAM- Telkomsel sukses mengawal dan melayani kebutuhan komunikasi pelanggan pada periode Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

Pada momen pergantian tahun tersebut tercatat trafik layanan data atau payloadTelkomsel mencapai 10,7 petabyte atau meningkat 42 persen dibandingkan rata-rata payload pada hari normal 2017 sebesar 7,5 petabyte perhari.

Dibandingkan dengan periode Tahun Baru 2016/2017, trafik layanan data kali ini melonjak 151 persen.

Wilayah dengan kenaikan trafik layanan data tertinggi adalah Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta dengan peningkatan 56 persen dibandingkan hari normal, diikuti Jawa Barat (51 persen) dan Sulawesi (50 persen).

Tingginya peningkatan trafik layanan data antara lain dipicu oleh meningkatnya aktivitas pelanggan yang mengunggah foto atau video aktivitas momen sebelum dan setelah pergantian tahun melalui berbagai aplikasi media sosial.

"Selain itu, penggunaan smartphone dan komputer tablet untuk melakukan video streaming dan komunikasi melalui aplikasi pesan instan juga meningkat pada periode tersebut," Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati dalam rilis yang diterima Tribun Batam, Rabu (3/1/2018).

Kontribusi tertinggi penggunaan layanan data secara umum berasal dari aktivitas di media sosial yang mencapai 35 persen.

Pelanggan juga memanfaatkan layanan data untuk menyaksikan film atau video secarastreaming dengan kontribusi sebesar 31 persen.

Sementara itu, komunikasi berbasis teks, serta panggilan suara dan panggilan video melalui aplikasi pesan instan memberikan andil sekitar 8 persen terhadap penggunaan layanan data.

Penurunan trafik terjadi untuk layanan suara dan SMS memang terjadi. Dibandingkan dengan trafik pada hari normal, trafik layanan suara menurun 6 persen menjadi 1,3 miliar menit, sementara trafik layanan SMS menurun 5 persen menjadi 659 juta SMS.

"Pergeseran perilaku pelanggan dalam menggunakan layanan sudah kami diprediksi sebelumnya, di mana layanan data kini semakin dominan digunakan pelanggan," tutur Adita.

Meski demikian, pelanggan di beberapa wilayah masih intensif menggunakan layanan suara dan SMS dalam berkomunikasi selama periode Tahun Baru.

Papua dan Maluku menjadi regional yang mengalami kenaikan trafik layanan suara tertinggi dengan peningkatan sekitar 7 persen dibandingkan hari normal.

Sementara itu, wilayah dengan kenaikan trafik layanan SMS tertinggi adalah Kalimantan dengan peningkatan sekitar 22 persen dibandingkan hari normal. (*)

Penulis: Anne Maria
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved