Selama 2017, 31 Anak di Batam Jadi Korban Tindak Kekerasan dan Pelecehan Seksual

Kasus pelecehan seksual dan tindak kekerasan terhadap anak di Batam selama tahun 2017 masih tinggi.

Selama 2017, 31 Anak di Batam Jadi Korban Tindak Kekerasan dan Pelecehan Seksual
www.kabar24.com
Ilustrasi pelecehan seksual

TRIBUNBATAM.ID, BATAM- Kasus pelecehan seksual dan tindak kekerasan terhadap anak di Batam selama tahun 2017 masih tinggi.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Unit VI PPA Polresta Barelang Batam mencatat setidaknya ada 31 anak yang menjadi korban tindak kekerasan dan pelecehan seksual.

Kanit PPA Polresta Barelang, Iptu Drefani Diah Yunita mengatakan, selain menjadi korban, ada juga anak yang menjagi pelaku.

Jumlanya empat orang selama 2017 lalu.

Drefani merinci, anak sebagai korban itu adalah akumulasi dari beberapa kasus yang ditangani PPA di antaranya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sebanyak 22 kasus, kekerasan terhadap anak sebanyak 3 kasus dan pemerkosaan anak sebanyak satu kasus.

Derefani menambahkan, ada juga kasus kekerasan terhadap perempuan sebanyak 23 kasus dan pencabulan jumlah sebanyak 13 kasus. Sedangkan persetubuhan sebanyak sembilan kasus.

"Kalau pornografi sebanyak satu kasus, TKI sebanyak lima kasus, dan  tindak pidana perdagangan orang (TPPO) sebanyak tiga kasus. Jadi total keseluruhan pada 2017 sebanyak 115 kasus," jelas Drefani, Jumat (5/1/2018). (endra)

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help