Mellennial

Ingin Belajar Merawat Kucing Liar? Begini Caranya!

Rasa sayang terhadap binatang, tidak hanya karena melihat mereka lucu saja. Melainkan juga peduli terhadap keberlangsungan hidupnya.

Ingin Belajar Merawat Kucing Liar? Begini Caranya!
TRIBUNBATAM/MONA ANDRIANI

KEPEDULIAN terhadap sesama makhluk hidup, tidak hanya bisa dilakukan kepada sesama manusia saja. Tetapi kepada seluruh makhluk hidup yang ada di muka bumi. Terutama terhadap binatang-binatang terutama makhluk yang ada di sekeliling kita.

"Hati ini tentu merasa terpanggil. Apalagi kalau ada kitten di luar, terbiar dan terkena hujan. Kita yang manusia saja bisa sakit. Apalagi kucing - kucing yang ada di luar. Dan kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi," kata Helia, Panitia Penyelenggara HDSK (Hari Donasi Peduli Kucing Se-Kepri) di Panbil Mall Jumat (5/1/2018).

Rasa sayang terhadap binatang, tidak hanya karena melihat mereka lucu saja. Melainkan juga peduli terhadap keberlangsungan hidupnya.

Dan tidak hanya itu, banyak yang membuang kucing di berbagai tempat tanpa ada rasa kasihan, tentu dipertanyakan. Apakah alasan tidak suka kucing atau alasan lain seperti karena tidak ingin merawatnya akibat sudah terlalu banyak.

Menurut Helia, kucing domestik atau kucing liar tidak ada salahnya dipelihara, asalkan kita tahu tindakan yang harus dilakukan. Selain itu ada cara juga loh guys, agar mengurangi populasi kucing yang semakin banyak terutama di Batam.

"Setiap satu kilometer dari rumah kita, tentu sering melihat kucing liar di mana-mana. Dari ilmu yang kami dapat dari dokter, kucing perlu di-steril atau di-kebiri. Steril untuk kucing betina yang diangkat rahimnya, sedangkan kebiri untuk kucing jantan yang diangkat testisnya," kata Esther, yang juga pantia HDSK.

Ambar yang mempunyai kucing steril dan kebiri mengatakan, tidak ada masalah saat kucing sudah disterilkan atau dikebiri. Bahkan setelah itu, kucing menjadi lebih gemuk, lebih sehat, dan lebih tenang.

"Saat ingin merawat kucing liar dan dibawa ke rumah kita. Maka perlu dibagi ruangan antara yang sudah steril dengan yang belum selama dua minggu. Biasanya kalau sakit dari kucing liar itu flu, sakit mata, cacingan, hingga sering buang air besar. Setelah sehat baru dilepas," ujar Yuni yang juga panitia HBSK. (*)

Tips Awal Merawat Kucing Liar
1. Harus sayang terlebih dahulu terhadap kucing, Agar tidak kita sia-siakan bahkan malah menyiksa secara perlahan.
2. Lakukan vaksin terlebih dahulu. Jika sakit, maka harus disembuhkan terlebih dahulu. Pisahkan selama dua minggu dari kucing lainnya.
3. Setelah vaksin dan kucing sembuh. Sterilkan atau kebirikan kucing di dokter hewan. Jantan berusia enam sampai tujuh bulan, baru bisa dikebiri, dan usia delapan bulan untuk betina baru bisa disterilkan.
4. Kucing sudah siap untuk dilepas dengan kucing lainnya. (*)

WAY OUT

Mellennial-bella
(ISTIMEWA)

Bella Strengen (IG: @bellastrengen)
Karena mereka itu makhluk hidup juga. Jadi harus kita peduli. Dan kucing juga hewan kesayangan nabi.

mellennial-listefani
 (ISTIMEWA)

Listefany Mareta (IG: @listfanymareta)
Karena mereka juga makhluk hidup yang perlu diberi kasih sayang dan kepedulian. Mereka sama dengan kucing peliharaan tetapi mencari makanan sendiri.

Mellennial-Nuzul
(ISTIMEWA)

Nuzul Ramadhaniaty (IG: @nuzulrmdhty)
Kucing itu makhluk hidup yang juga butuh makanan. Kucing hewan paling akrab dengan manusia.

Penulis: Andriani Mona
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help