MENYUSURI Hutan Aokigahara, Tempat Paling Popular untuk Bunuh Diri di Jepang

Jumlah korban bunuh diri di hutan tersebut tidak dipublikasikan agar tempat itu tidak semakin populer.

MENYUSURI Hutan Aokigahara, Tempat Paling Popular untuk Bunuh Diri di Jepang
Foto: Gramercy Pictures
Film "The Forest" (2016) memperlihatkan plang imbauan tidak bunuh diri di Hutan Aokigahara. 

Sebagian orang Jepang bahkan masih percaya bahwa ada arwah-arwah yang bergentayangan di hutan itu.

Namun, popularitas Aokigahara sebagai lokasi bunuh diri baru meningkat beberapa tahun terakhir.

Sebabnya? Beberapa pejabat pemerintah Jepang menduga hal itu dipicu oleh kemunculan Tower of Waves, novel karya Seicho Matsumoto terbitan 1961 berisi aksi bunuh diri sepasang kekasih di Hutan Aokigahara.

Buku lain, The Complete Manual of Suicide (1993) karya Wataru Tsurumi, menggambarkan Aokigahara sebagai "tempat sempurna untuk meninggal dunia".

Buku itu terjual jutaan eksemplar.

Wataru Tsurumi, menggambarkan Aokigahara sebagai "tempat sempurna untuk meninggal dunia" dalam bukunya. Foto: GETTY IMAGES

Hutan Aokigahara juga memikat Hollywood. Ada setidaknya dua film yang terinspirasi oleh reputasi Aokigahara, yakni Sea of Trees (2015), yang dibintangi Mathhew McConaughey, dan film horor The Forest yang dirilis 2016 lalu.

Ada pula sejumlah acara televisi yang membahas Aokigahara di sejumlah negara.

Kesunyian Mencekam

Halaman
1234
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help