AKHIRNYA, Militer Myanmar Akui Terlibat Pembunuhan Massal Muslim Rohingya

Untuk pertama kalinya militer Myanmar mengakui bahwa anggota mereka terlibat dalam pembunuhan warga minoritas Muslim Rohingya.

AKHIRNYA, Militer Myanmar Akui Terlibat Pembunuhan Massal Muslim Rohingya
Berita Harian
Kamp pengungsi di tengah hutan Wang Kelian, Perlis, Malaysia 

TRIBUNBATAM.ID- Untuk pertama kalinya militer Myanmar mengakui bahwa anggota mereka terlibat dalam pembunuhan warga minoritas Muslim Rohingya.

Dalam keterangan yang diunggah di Facebook, Rabu (10/1/2018), seperti dilansir Tribun Batam dari BBC Indonesia, disebutkan bahwa tentara Myanmar ikut membunuh warga Muslim di Negara Bagian Rakhine.

"Orang-orang di Desa Inn Dinn dan aparat keamanan mengakui telah membunuh 10 teroris dari Benggala," demikian keterangan militer mengacu ke insiden pada 2 September 2017 lalu.

Rohingya tidak diakui sebagai warga negara Myanmar baik oleh pemerintah maupun militer Myanmar, yang biasanya menyebut mereka dengan menggunakan istilah lain seperti Benggala.

Baca: Malaysia Janji Akan Ungkap Konspirasi Sindikat Kuburan Massal Muslim Rohingya di Wang Kelian

Baca: GEMPAR! Ditemukan Kuburan Massal Berisi 139 Mayat Pengungsi Rohingya di Malaysia. Polisi Terlibat

Baca: Janji akan Ditolong dan Dinikahkan, Belia Rohingya Ini Justru Jadi Budak Sex Selama 12 Hari

Jenazah 10 warga Rohingya ini ditemukan satu kuburan massal di desa tersebut dan keterangan militer menyatakan aksi pembunuhan dilakukan sebagai 'tindakan balas dendam'.

"Diputuskan bahwa mereka (warga Muslim Rohingya) dibunuh di satu pekuburan," tambah keterangan tersebut.

Pernyataan militer ini juga untuk pertama kalinya mengukuhkan adanya kuburan massal di Rakhine.

Halaman
12
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved