ALAMAK! Masuk Bagasi Saat dalam Penerbangan, Alat Musik Senilai Rp 2,6 Miliar Ini Hancur

Sebuah alat musik dari abad ke-17 hancur setelah dibawa dalam penerbangan dari Rio de Janeiro, Brazil menuju Tel Aviv, Israel

ALAMAK! Masuk Bagasi Saat dalam Penerbangan, Alat Musik Senilai Rp 2,6 Miliar Ini Hancur
Dokumentasi Myrna Herzog via Sky News
Alat musik viola da gamba milik Myrna Herzog yang dibuat pada abad ke-17 itu hancur setelah disimpan di bagasi pesawat selama penerbangan. 

Namun setibanya di bandara tujuan, alat musiknya tidak segera keluar dari bagasi. Setelah menunggu cukup lama, Myrna akhirnya menemui pihak maskapai.

"Saya melapor ke bagian klaim bagasi. Dan saat dicari, mereka mengatakan telah menemukan alat musik saya tiba dalam keadaan rusak," ujarnya seperti ditulis di situs The Strad.

"Setelah mengisi formulir, petugas menunjukkan alat musik itu pada saya. Seketika saya terkejut. Bahkan petugas pun terkejut," tambahnya dilansir Sky News.

Viola da gamba miliknya hancur meski telah disimpan dalam koper khusus. Bahkan koper tersebut turut hancur.

Myrna kemudian mengunggah foto alat musiknya yang sudah tak berbentuk ke media sosial, yang langsung ditanggapi beragam.

Sebagian menyesalkan pihak maskapai yang tidak menepati janjinya menjaga barang bawaan menumpang.

Sementara yang lain menyalahkan Myrna karena memaksakan menaruh alat musik yang rapuh ke bagasi pesawat.

Atas insiden yang menimpa Myrna, pihak maskapai Alitalia menolak dikatakan sebagai satu-satunya yang bertanggung jawab atas kerusakan alat musik itu.

Dalam pernyataannya, Alitalia mengatakan menyesal atas insiden yang menyebabkan rusaknya alat musik itu.

Namun mereka juga mengatakan jika Myrna tidak pernah meminta kursi tambahan dan menolak saat ditawarkan.

Pihak maskapai juga telah mengingatkan bahwa cara terbaik untuk barang berharga seperti alat musik milik Myrna adalah dengan membawanya ke kabin pesawat.

Pihak Alitalia berjanji akan melanjutkan pemeriksaan, menetapkan fakta dan bersedia memberi ganti rugi sesuai dengan peraturan internasional yang berlaku.(*)

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved