Mellennial

Perhatikan Tiga Hal Penting Ini Sebelum Susun Resolusi Awal Tahun

Resolusi yang dibuat harus sesuai jati diri, jika kamu merasa belum mempunyai jati diri, ada baiknya punya jati diri dulu.

Perhatikan Tiga Hal Penting Ini Sebelum Susun Resolusi Awal Tahun
TRIBUNBATAM/MONA ANDRIANI

TAHUN 2018 sudah berjalan lebih dari 10 hari, apakah kalian sudah melakukan sesuatu yang berbeda atau melakukan suatu hal yang sudah direncanakan sebelumnya?

Di tahun 2018 ini, tidak salahnya jika kalian membangun suatu resolusi selama satu tahun ke depan agar apa yang ingin diraih bisa lebih terarah dan sesuai target yang disusun.

Sebagai generasi Mellennial, tugas kita bukan hanya mengejar mimpi tapi membuat mimpi. Begitulah hal yang diungkapkan Maudy Ayunda dalam sebuah ajang Super Mentor 20 dan ia mewakili generasi mellennial.

Ungkapan itu ada benarnya lho guys. Karena membuat resolusi bisa dimulai per hari, per minggu, per bulan hingga per project. Karena dari resolusi ini, kamu akan memfokuskan pikiranmu terhadap tujuanmu.

"Setelah mengerti yang ingin dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah Time Line Control (TLC) resolusi yang sudah dibuat harus mempunyai kontrol. Agar sesuai dengan jalur dan ditanam dalam diri hingga dan dilakukan. TLC ini berlaku selama lima tahun lamanya," kata Pramono Hadi Saputro SPdi McHt, dosen Karya Anak Bangsa Public Speaking School, Jodoh, Rabu (10/1) kepada Tribun.

Baca: Gunakan Artificial Intelligence Serasa Miliki Teman Virtual

Baca: Hijab Bermotif Minimalis Bakal Nge-Hits Selama 2018

Baca: Pencitraan di Medsos Boleh, Asal Jangan Lupakan Hal Penting Ini

Baca: Ingin Belajar Merawat Kucing Liar? Begini Caranya!

Pramono yang mengutip dari ungkapan H Khairul Shaleh, pertama kita masih meraba-raba dari resolusi yang kita buat, tahun kedua akan ada proses belajar, tahun ketiga hal yang kita buat baru bisa terealisasikan, tahun ke empat proses untuk profesional, dan tahun ke lima barulah bisa dikatakan profesional.

"Dan setiap resolusi harus ada pendamping. Misalnya kita ingin jadi pengusaha, maka sering bergaul dengan pengusaha. Jika resolusi kita ada hambatan maka ada yang salah dari tujuan kita sebenarnya. Berarti itu bukan sesuai tujuan dan jati diri sebenarnya," ujar Pramono.

Resolusi yang dibuat harus sesuai jati diri, jika kamu merasa belum mempunyai jati diri, ada baiknya mempunyai jati diri terlebih dahulu. Karena jati diri itu bagaikan ruang kosong yang perlu di isi. Setiap apa yang kita rencanakan harus bisa diselesaikan. Dan jika sesuai jati diri, maka tidak ada rasa bosan yang menghampiri.

"Manusia cenderung melakukan sesuatu karena hal itulah yang dilihat berulang-ulang. Maka tidak salah jika kita mencatatnya, terus tempel di kamar, masukan ke dalam dompet, atau disimpan di layar handphone, agar kamu konsisten dan bisa lihat terus resolusimu di tahun ini," ungkap Parmono. (*)

Penting Sebelum Susun Resolusi
1. Tidak perlu melihat rumput tetangga lebih hijau dibandingkan kita. Apa yang terjadi dengan kita, apa yang ingin kita buat harus fokus, karena itu yang lebih baik
2. Jika sudah jelas visi misinya, temukan jati diri. Ciri-ciri orang fokus adalah tidak merasa bosan walaupun harus bekerja 24 jam.
3. Kalau sudah yakin dengan resolusi di 2018 ini, buktikan dan jangan berhenti sebelum berhasil. Dan terakhir tentu harus bersungguh-sungguh dalam menghadapinya. (*)

Penulis: Andriani Mona
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help