TribunBatam/

Penemuan ‘Batu’ di Mesir Menggoda Peneliti Mengetahui Asal-usul Benda Itu, Bukan Dari Bumi?

Dua peneliti asal Universitas Johannesburg mempertanyakan asal-usul sebuah batu yang ditemukan di Mesir

Penemuan ‘Batu’ di Mesir Menggoda Peneliti Mengetahui Asal-usul Benda Itu, Bukan Dari Bumi?
Google
Microscope 

Kramers, yang baru-baru ini dikenal sebagai "peneliti internasional terkemuka" oleh National Research Foundation, mengatakan bahwa penelitian ini sekarang diperlukan untuk menentukan asal-usul batu dan apakah mineral tersebut dapat memberi petunjuk tentang asal usulnya.

"Di tata surya kita, jalannya akan jauh lebih jauh daripada Kuiper Belt antara Mars dan Jupiter, tempat kebanyakan meteorit berasal," katanya.

"Komet datang terutama dari Kuiper Belt, di luar orbit Neptunus dan sekitar 40 kali jauh dari matahari seperti kita," katanya.

Baca: POLITIK ITU MAHAL JENDERAL! Inilah 5 Pos Bakar Duit Dalam Praktik Politik di Indonesia

"Beberapa berasal dari Oort Cloud, bahkan lebih jauh lagi Kami hanya tahu sedikit tentang komposisi kimia benda luar angkasa di luar sana Jadi, pertanyaan selanjutnya kami akan menggali lebih jauh dari mana Hypatia berasal," kata Kramers.

Para periset mengatakan penemuan Hypatia menyajikan "potongan menggoda untuk teka-teki luar angkasa yang semakin kompleks".

(Tribunnews/ Rika Apriyanti)

Penulis: Rika Apriyanti
Editor: Rika Apriyanti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help