TribunBatam/

Ketua Pramuwisata Batam Keluhkan Sikap Kasar Petugas Bandara Hang Nadim Saat Penjemputan Turis

Ketua Himpunan Pramuwisata Kota Batam Fri Darmi Surbakti mengeluhkan sikap petugas keamanan Bandara Hang Nadim saat jemput wisatawan di Bandara.

Ketua Pramuwisata Batam Keluhkan Sikap Kasar Petugas Bandara Hang Nadim Saat Penjemputan Turis
TRIBUN BATAM EFENDI WARDOYO
Puluhan penumpang yang baru mendarat di Bandara Hang Nadim terlantar, akibat tidaknya angkutan taksi. 

Ketua Himpunan Pramuwisata Kota Batam Fri Darmi Surbakti mengeluhkan sikap petugas keamanan Bandara Hang Nadim yang kasar terhadap bus pariwisata saat jemput wisatawan di Bandara.

Ketika itu, sebuah bus yang hendak menjemput rombongan dilarang parkir di depan pintu kedatangan. Padahal ketika itu hujan cukup lebat.

Fri Darmi Surbakti, Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia Batam yang saat itu berada di sana sempat melakukan protes terhadap petugas keamanan yang menjaga kawasan bandara tersebut.

Ia ingin tahu apa alasan sehingga mereka dilarang parkir di sana.

"Saya sempat tanya mana surat larangannya. Malahan dia bilang saya mau nantang. Ini tidak baik kan. Apalagi Batam itu merupakan kota Wisata," kata Fri menerangkan, Sabtu (13/1/2018) siang.

Bukan kemarin saja, dia mengaku hampir seluruh bus wisata diperlakukan seperti itu.

"Jika memang tidak boleh parkir di sana mengapa sejauh ini masih banyak mobil yang parkir di tempat itu. Kalau bicara aturan harus merata. Ini kita lihat masih banyak yang parkir di sana. Kita malah diusir dan pakai pukul-pukul dinding bus," sambungnya.

Dengan adanya kejadian ini, Fri akan mendatangi pihak Bandara untuk menanyakan apa sebenarnya yang terjadi. Mengapa ada perbedaan pelayanan di sana.

Sementara itu, GM BUBU Bandara Hanganadim Batam Suwarso saat dimintai keterangan terkait masalah ini mengatakan, sebaiknya sebelum kegiatan ini dimulai seharusnya kordinasi terlebih dahulu kepada petugas di lapangan.

"Seharusnya ada koordinasi dengan pihak dilapangan. Kami mohon maaf atas kejadian ini," tegasnya.(*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help