Ketua Forum Peduli Nasib Taksi Minta Anggotanya Lebih Sabar: Jangan Terpancing

Omo juga meminta anggotanya untuk bisa membalas posting akun medsos yang memojokkan sopir taksi pangkalan

Ketua Forum Peduli Nasib Taksi Minta Anggotanya Lebih Sabar: Jangan Terpancing
TRIBUNBATAM/ZABUR A
Suasana aksi sopir taksi di depan Polresta Barelang 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Semua sopir taksi konvensional di pangkalan diminta bisa menahan diri dengan tidak melakukan tindakan anarkis.

Ketua Forum Peduli Nasib Taksi (FPNT) Batam, Omo Maretralita, mengatakan, para sopir taksi konvensional harus menunjukkan kesabaran, meski banyak postingan di media sosial menyalahkan mereka.

"Kita sengaja dipancing. Kita dipojokan di semua lini di medsos. Mari sama-sama kita lihatkan kedewasaan kita. Bagaimana cara kita melawan dengan baik tanpa harus terpancing," kata Omo Maretralitasaat menyampaikan hasil mediasi kepada ratusan sopir taksi pangkalan, Minggu (14/1/2018).

Baca: Taksi Konvensional dan Online Sepakat Menahan Diri. Ini Penjelasan Wakapolresta Barelang

Baca: Pernah Dipenjara Karena Mencuri, Tak Bikin Pria Ini Jera. Kini Ditangkap Lagi Karena Mencuri Motor

Baca: Cuaca Dingin Tak Pengaruh Jadwal Kapal. Warga Batam ke Singapura dan Malaysia Juga Tetap Rame!

Omo juga meminta anggotanya untuk bisa membalas posting akun medsos yang selalu memojokkan sopir taksi pangkalan.

"Postingkan surat dari pemerintah terkait izin, agar masyarakat tidak hanya menyalahkan saja. Selama ini kita terus dipojokkan karena teman-teman tidak memberikan klarifikasi," ujarnya.

Setelah ada kesepakatan dalam pertemuan yang dimediasi Wakapolresta Barelang  AKBP Muji Supriadi, diharapkan tidak ada lagi sopir taksi yang terpancing dan berunjung dengan tindakan anarkis.

Dia mengimbau untuk selalu menghubungi polisi agar bisa ditindak jika menemukan taksi online tetap beroperasi selama izinnya belum keluar.

"Ayo sama-sama kita kawal. Ingat jangan terpancing. Kita lakukan tindakan dengan kepala dingin. Hubungi Polisi secepatnya agar bisa ditindak taksi online yang belum ada izin," katanya.(bur)

Penulis: zabur_anjasfianto
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help