Aturan Haji & Umroh Makin Ketat. Selain Dilarang Berfoto, Bawa Sovenir Tentang Ka'bah tak Dibolehkan

Pemerintah Arab Saudi merilis sejumlah aturan ketat terkait pelaksanaan ibadah haji dan umrah.

Aturan Haji & Umroh Makin Ketat. Selain Dilarang Berfoto, Bawa Sovenir Tentang Ka'bah tak Dibolehkan
KOMPAS.com/Associated Press/Mosaab Elshamy
Jemaah haji mengeliling Ka'bah di Mekkah, Saudi Arabia. 

TRIBUNBATAM.ID- Pemerintah Arab Saudi merilis sejumlah aturan ketat terkait pelaksanaan ibadah haji dan umrah.

Mulanya, Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi menginstruksikan, jemaah haji dan umrah dilarang berfoto di dua masjid suci umat Islam, Masjid Nabawi (Madinah) dan Masjidil Haram (Mekah).

Kini, Kementerian Perdagangan dan Investasi berencana melarang penjualan suvenir berbentuk maupun yang menampilkan Kabah, Masjidil Haram, dan Makam Ibrahim.

Menurut sumber dari Kementerian Perdagangan dan Investasi di Mekkah, suvenir dan barang antik akan disita.

Toko yang melanggar diberitahu tujuan aturan itu untuk menjaga kesucian tempat-tempat tersebut.

Aturan ini mendapat respons berbeda.

Baca: Ingin Umrah Atau Haji? Ingat! Kini Tak Boleh lagi Selfie di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Ada yang mendukung dengan alasan yang sama dengan pemerintah, tetapi tidak sedikit yang menentang karena dampaknya pada ekonomi.

Guru Besar Hukum Islam Ali Al-Twaim menyampaikan, penjualan suvenir yang menampilkan gambar Kabah dan masjid suci sebagai bentuk penghinaan terhadap kesucian tempat-tempat itu harus dihentikan.

Dia menekankan, pembuatan suvenir harus memperhitungkan kesucian dan kehormatan yang diberikan Tuhan terhadap tempat-tempat tersebut.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help