Historia

Belanda Bangun, Gubernur Ali Sadikin Resmikan. Inilah Koleksi Museum Bahari yang Terbakar!

Belanda Bangun, Gubernur Ali Sadikin Resmikan. Inilah Koleksi Museum Bahari yang Terbakar!

Belanda Bangun, Gubernur Ali Sadikin Resmikan. Inilah Koleksi Museum Bahari yang Terbakar!
kompas.com
Museum Bahari 

TRIBUNBATAM.ID-Sampai tahun 1920, pasar di seberang ini masih laut, dan tahun 1950-an baru diuruk untuk perluasan daratan," papar Mulyono Hartono, sang pemandu pada 10 orang siswa-siswi SMKK Kartini, Jakarta yang sedang berkunjung ke Museum Bahari.

Mengunjungi bangunan tua yang elok dan mengguratkan sejarah panjang ini memang menarik bagi orang dewasa.

Baca: Terapkan Aturan Baru, Gaji PNS di Tahun 2018 Bisa Tembus Rp 100 Juta Per Bulan! Ini Rahasianya!

Baca: Selingkuhan Nekat! Kepergok Selingkuhi Istri, Jawaban Pria Ini Bikin Kaget Sang Suami!

Tapi bagi anak-anak dan remaja, rasanya perlu panduan khusus agar bisa menimbulkan ketertarikan pada museum yang masih dalam tahap penataan kembali, dengan ruang-ruang yang tampak suram dan temaram.

Kompleks bangunan di Jin. Pasar Ikan I, Jakarta Utara, ini diresmikan sebagai Museum Bahari pada 7 Juli 1977oleh Gubernur Ali Sadikin.

Kompleks mulai dibangun pada 1652 ketika Belanda datang ke Jakarta, yang mereka sebut Batavia.

Penambahan dan perubahan bangunan bisa dilihat pada pintu-pintu masuk yang bertahun 1718, 1719, dan 1771.

Fungsinya sebagai westzijdsch pakhuizen atau "gudang-gudang bagian barat sungai" untuk menyimpan rempah-rempah macam lada, teh, kopi, bahkan pakaian.

Tembok yang mengelilingi museum adalah pembatas Jakarta.

Halaman
1234
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help