Pernah Jadi Sekuriti di Bandara Hang Nadim, Pria Ini Memilih Jadi Pengedar Sabu di Tanjungpinang

TN (24), tersangka bandar sabu yang diciduk oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Bintan mengaku enam bulan menjual narkoba.

Pernah Jadi Sekuriti di Bandara Hang Nadim, Pria Ini Memilih Jadi Pengedar Sabu di Tanjungpinang
Polres Bintan mengekspose penangkapan kasus narkoba dari pengguna hingga bandar pemasok sabu-sabu, Rabu (17/1/2018). 

Laporan Aminuddin, Bintan

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - TN (24), tersangka bandar sabu yang diciduk oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Bintan mengaku enam bulan menekuni pekerjaan barunya menjual narkoba.

TN ditangkap setelah polisi menggerebek pesta sabu tiga remaja di Kijang, akhir pekan lalu.

Dari pengembangan, polisi kemudian menangkap empat lainnya yang merupakan kurir dan pengedar di Tanjungpinang.

TN mengaku pernah bekerja sebagai petugas sekuriti di Bandara Hang Nadim Batam.

Baca: Gadis Cantik Ini Bunuh Teman Sendiri, Kasusnya Terungkap Berkat Foto Selfie di Facebook

Baca: Dari Pesta Sabu Tiga Pemuda di Kijang, Polres Bintan Buru Bandar Hingga ke Pinang. Ini Hasilnya

Ia nekat terlibat dalam mengedarkan narkoba untuk menambah income alias penghasilan.

"Untuk nambah-nambah penghasilan, sudah 6 bulan saya lakoni. Wilayah edarnya di sekitar Tanjungpinang," katanya saat ekspose di Polres Bintan, Rabu (17/1/2018).

Warga Ganet, Tanjungpinang ini mendapatkan paket sabu dari berbagai bandar.

Dari keterangan polisi, paket sabu ia dapatkan dari Tanjungpinang.

Namun siapa orangnya, Wakapolres Bintan mengatakan, masih akan dikembangkan lebih lanjut.

"Untuk sementara ini masih dalam pengembangan. Iderntitasnya sudah kita ketahui,," kata Wakapolres Bintan Kompol Dandung Putut Wibowo.

TN dan enam tersangka lain dalam pengungkapan pada Sabtu lalu dijerat masing masing dengan pasal 112 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Narkotika No 35 Tahun 2009.

"Kita kenakan dua pasal kepada para tersangka ancaman minimal 5 tahun penjara. Untuk tersangka yang berperan sebagai bandar dan pengedar narkoba dikenakan pasal 114 ayat 2 dengan ancaman bisa seumur hidup," kata Dandung.

Penulis: Aminnudin
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved