TRADISI Diskriminatif; Wanita Haid Diasingkan karena Dianggap Bawa Sial. Beberapa Tewas Karenanya

Seorang perempuan diasingkan di luar gubuk dalam cuaca beku karena sedang dalam masa haid.

TRADISI Diskriminatif; Wanita Haid Diasingkan karena Dianggap Bawa Sial. Beberapa Tewas Karenanya
reuters via Daily Mail
Para wanita diasingkan dari rumah dalam masa haid 

TRIBUNBATAM.ID- Seorang perempuan diasingkan di luar gubuk dalam cuaca beku karena sedang dalam masa haid.

Untuk menghangatkan tubuh, mereka biasanya akan menyalakan api. Tapi tragis, ia justru meninggal karena hal itu.

Wanita yang berusia 21 tahun ini meninggal karena menghirup asap dari api yang dihidupkan untuk menghangatkan tubuhnya.

Dilansir pada Daily Mail, menurut Tul Bahadur Kawcha, administrator pemerintah setempat, wanita itu ditemukan tewas pada hari Senin (14.1.2018).

Baca: SENGSARANYA Hidup Jiu-Jiu, Pagi Tadi Coba Bunuh Diri dari Lantai Lima tapi Tidak Mati, Justru . . .

Wanita yang sedang haid dianggap sebagai pembawa sial

Meski anggota parlemen tahun lalu telah mengeluarkan undang-undang pelarangan melakukan praktik itu, warga masih juga melakukannya.

Undang-undang itu memberlakukan hukuman penjara tiga bulan dan denda setara Rp400 ribu.

Praktik yang dikenal dengan naman Chhaupadi ini telah menjadi sorotan.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved