Diduga Prustasi Penyakit Kronis, Abui Terjun dari Lantai 4 di Samping Hotel Rasa Indah Karimun

Seorang wanita bernama Abui (56) ditemukan tewas tergeletak di gang samping rumahnya.

Diduga Prustasi Penyakit Kronis, Abui Terjun dari Lantai 4 di Samping Hotel Rasa Indah Karimun
tribun batam
Polisi memeriksa jasad Abui (56) yang ditemukan tewas tergeletak di gang samping rumahnya, gang Hotel Rasa Indah, Jalan Nusantara, Kelurahan Tanjungbalai Kota, Kecamatan Karimun, Kamis (18/1/2018), subuh sekira pukul 03.00 WIB. 

BATAM.TRIBUNNEWS.ID, KARIMUN - Seorang wanita bernama Abui (56) ditemukan tewas tergeletak di gang samping rumahnya.

Gang itu bernama gang Hotel Rasa Indah, Jalan Nusantara, Kelurahan Tanjungbalai Kota, Kecamatan Karimun, Kamis (18/1/2018), subuh sekira pukul 03.00 WIB.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh resepsionis sekaligus sekuriti Hotel Rasa Indah, Tengku Herman.

Saat itu, ia sedang melakukan memeriksa keamanan. Ketika ditemukan jenazah Abui memakai baju warna merah jambu dan celana Jeans warna biru.

"Saksi (Herman) melihat ada seseorang yang terbaring di gang menuju Hotel. Selanjutnya saksi melaporkan hal tersebut ke piket penjagaan Polres Karimun," terang Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara, Kamis siang.

Kondisi mayat Abui setelah diperiksa dokter dari RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun terdapat darah di bagian kepala, tengkorak kepala dalam kondisi pecah, bahu dan pinggang diduga dalam kondisi patah, serta terdapat dua luka robek di tubuhnya.

Lulik menyebutkan, dari hasil pemeriksaan pihaknya menyimpulkan jika Abui tewas karena bunuh diri dengan cara melompat dari lantai empat rumahnya.

"Hasil dari olah TKP Tim Inafis dan visum Dokter Prima Julistia dari RSUD Karimun," jelasnya.

Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, termasuk keluarga Abui.

Hasilnya diduga penyebab nekadnya Abui bunuh diri karena penyakit kronis yang telah lama dideritanya.

"Keterangan dari adik korban bahwa korban mempunyai riwayat mag kronis dan sejak tiga hari yang lalu tidak bisa makan," ujar Lulik. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved