Hangout

Usung Nuansa Pink, Suasana Cafe ini Cewek Banget

Ukurannya memang tidak terlalu besar, tetapi dengan konsep yang minimalis, membuat cafe ini terasa nyaman untuk hangout.

Usung Nuansa Pink, Suasana Cafe ini Cewek Banget
TRIBUNBATAM/MONA ANDRIANI

HAI Mellennials, sudah mau weekend aja ya? Weekend ini bagaimana kalau kalian mengisi waktu ke MYL Cafe. Bagi yang suka kongkow dan foto-foto, cafe ini kayaknya sudah familiar banget ya. Hanya saja, kini ada sedikit perubahan yakni yang dulu bernuansa putih, kini beralih bernuansa full pink.

"Perubahan warna ataupun konsep dilakukan agar pengunjung tidak merasa bosan. "Butuh penyegaran lah, udah mau tiga tahun warnanya kemarin makanya sekarang diganti," ujar Martha, Owner Myl Cafe.

Ukurannya memang tidak terlalu besar, tetapi dengan konsep yang minimalis, membuat cafe ini terasa nyaman untuk hangout bersama teman-teman Anda. Tidak hanya untuk mereka yang dewasa tetapi juga ada beberapa interior dan tempat duduk mini, yang cocok untuk anak-anak, terutama anak-anak perempuan.

Dari bagian depan saja kita sudah bisa melihat bagian dalam cafe. Karena antara area luar dan dalam dibatasi partisi kaca tembus pandang, sehingga terlihat sangat luas.

Pada bagian luar, terdapat beberapa kursi dan meja yang bewarna pink. Meja dan kursi terbuat dari bahan besi. Semua meja berbentuk lingkaran dengan dua buah kursi di setiap mejanya. Meja dan kursi tidak dalam keadaan berat, jadi jika kamu datang ramai-ramai, meja dan kursi bisa disatukan. Apabila memilih untuk bersantai di ruangan outdoor.

Saat masuk ke dalamnya, kita akan merasakan suasana yang berbeda dari cafe lainnya. Cafe ini terlihat sangat cute dengan warna pinknya. Tetapi ada beberapa bagian dalam cafe yang berwarna baby blue. Mulai kursi, bingkai jendela yang menempel pada dinding.

Hingga tiruan kuda-kuda yang terbuat dari rotan. Selain itu bewarna pink dengan lantai keramik bewarna abu-abu.

Pada sisi dinding lainnya, juga masih bernuansa pink. Terdapat tulisan cafe yang juga berwarna pink. Tidak hanya bewarna pink tetapi tulisan tersebut berada dalam bingkai yang berbentuk hati atau love. Dinding yang tersusun layaknya batu bata dengan dicat bewarna pink.

"Drum yang sudah tidak terpakai dipermak, sehingga menjadi meja-meja dengan gaya klasik. Ide tersebut datang dari ayah yang merupakan kontraktor, saat melihat drum-drum tersebut sehingga berfikir untuk membuat kreasi yang menarik," kata Martha.

Hal unik lainnya adalah meja yang juga berasal dari drum besi yang dicat bewarna pink. Sementara kursinya permanen, memanjang di depan empat drumnya. Sementara itu, di bagian depannya juga terdapat beberapa meja dan kursi dari bahan plastik.

Halaman
12
Penulis: Andriani Mona
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help