Pelanggar Lalu Lintas Tak Lagi Disidang, Tapi Langsung Bayar Denda. Ini Penjelasan Ketua PN Batam

Pelanggar lalu lintas cukup membayar tilang di bank. Kemudian mengambil barang bukti di Kejaksaan Negeri Batam, kata DR Syahlan

Pelanggar Lalu Lintas Tak Lagi Disidang, Tapi Langsung Bayar Denda. Ini Penjelasan Ketua PN Batam
tribun batam
Ketua Pengadilan Negeri Batam DR Syahlan, SH, MH. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Selain eletronik tilang (e-tilang), institusi penegak hukum terus berupaya menyempurnakan sistem pembayaran denda tilang bagi pelanggar kendaraan bermotor.

Efesiensi, transparansi, dan akuntabilitas pelayanan jadi sandaran.

"Pelanggar lalu lintas cukup membayar tilang di bank. Kemudian mengambil barang bukti di Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam," kata Ketua Pengadilan Negeri (PN) Batam, DR Syahlan, SH, MH.

Baca: DRAMA Pembebasan Para Sandra Hotel Intercontinental, Para Tamu Bergelantungan di Balkon

Baca: Inilah Gabe! Kontestan Indonesian Idol 2018 Paling Ngocol. Bikin Juri Ngakak Kebingungan!

Baca: Jangan Nekat! 4 Makanan Sehat Ini Jika Dikonsumsi Berlebihan Jadi Bahaya! Nomor 3 Bikin Was-was!

Syahlan mengatakan sesuai dengan Peraturan MA (Perma) Nomor 12 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelesaian Perkara Pelanggaran Lalu Lintas, disebutkan pelanggar mengurus denda tilang dan dokumen kendaraan yang disita di kantor kejaksaan.

"Dalam Pasal 10 ayat (1) dan (2) Perma Nomor 12 Tahun 2016, pada ayat (1) disebutkan bahwa pelanggar membayar denda secara tunai atau elektronik ke rekening Kejaksaan.

Sedangkan pada ayat (2) tertulis, 'Pelanggar mengambil barang bukti kepada Jaksa selaku eksekutor di kantor Kejaksaan dengan menunjukkan bukti pembayaran denda," katanya.

Menurutnya, pelanggar, baik yang memilih e-tilang maupun konvensional, tidak perlu mengikuti persidangan.

Sesuai Pasal 5 ayat (1) Perma itu, kepolisian sudah harus menyerahkan berkas tilang dan barang bukti dokumen kendaraan yang disita ke pengadilan paling lama tiga hari sebelum tanggal sidang.

"Dua hari sebelum sidang, hakim dan panitera sudah harus ditentukan. Hakim lalu memutus perkara tanpa kehadiran pelanggar, di dalam persidangan, sesuai dengan Pasal 7 ayat 1 . Hasil putusan sidang tilang diumumkan di pengadilan. Pelanggar tinggal datang ke Kejaksaan untuk membayar denda atau mengambil dokumen kendaraan yang disita," katanya.(bur)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help