Tak Ingin Kehilangan Omset Rp 867 Juta per Hari, Patung Liberty Dibuka Lagi Meski Sedang 'Shutdown'

Pintu ikon wisata di New York, Patung Liberty, tetap akan buka kembali pada Senin (22/1/2018), kendati pemerintah AS sedang shutdown.

Tak Ingin Kehilangan Omset Rp 867 Juta per Hari, Patung Liberty Dibuka Lagi Meski Sedang 'Shutdown'
npr.org
Patung Liberty ditutup dan akan dibuka kembali Senin, (22/1/2018). 

TRIBUNBATAM.ID, NEW YORK - Pintu ikon wisata di New York, Patung Liberty, tetap akan buka kembali pada Senin (22/1/2018), kendati pemerintah federal Amerika Serikat menutup semua layanan lembaga esensial.

Gubernur New York Andrew Cuomo menyatakan akan kembali membuka Patung Liberty untuk wisatawan dengan potensi pemasukan senilai 65.000 dolar AS atau Rp 867 juta per hari.

"Patung Liberty mengalami beberapa pekan penuh tekanan, tapi akan kembali bekerja besok," katanya dalam konferensi pers, Minggu (21/1/2018), seperti dilansir dari The New York Post.

Pulau tempat Patung Liberty berdiri akan tetap buka untuk bisnis, dengan pembayaran gaji pekerja federal dari anggaran pariwisata negara bagian.

Baca juga : AS Shutdown, Gedung Putih Salahkan Demokrat

"Ini adalah invetasi yang bagus, karena pendapatan yang masuk dari wisatawan akan lebih besar dibandingkan biaya untuk membuka wisata Patung Liberty," ujar Cuomo.



Namun, para turis yang telah merencanakan kunjungannya pada Minggu kemarin harus kecewa karena wisata di Patung Liberty tutup.

"Saya sama sekali tidak memahaminya. Mereka tidak menyetujui anggaran, tapi kemudian mereka tidak memiliki uang," kata turis dari Inggris, Jennifer Moon.

Baca: Hari Ini Setahun Presiden Donald Trump. Bukannya Merayakan, AS Terancam Shutdown & PNS Dirumahkan

Baca: Pemerintah Amerika Serikat Shutdown! Apakah Itu? Berbahayakah Dampaknya Bagi Indonesia?

Saat pemerintah federal AS tutup pada 2013, perlu waktu sekitar 12 hari untuk membuka kembali Patung Liberty.

Namun, pemerintah New York tidak ingin mengulangi hal itu sehingga memilih opsi lain dengan membuka kembali Lady Liberty.

Seperti diketahui, pemerintah federal AS tutup pada Sabtu (20/1/2018) menyusul Partai Demokrat dan Partai Republik terus mengalami kebuntuan soal anggaran pemerintan 2018.

(kompas.com/Veronika Yasinta)

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help