Dua Kurir Sabu 21 Kilogram Divonis 19 Tahun. Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa, Ini Alasan Hakim

Putusan tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa yang menuntut Ahmad Somaidi alias Oong dan Sam Bin Malik seumur hidup dan Jebat 20 tahun

Dua Kurir Sabu 21 Kilogram Divonis 19 Tahun. Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa, Ini Alasan Hakim
Para kurir sabu sebanyak 21 kilogram menjelang sidang vonis di Pengadilan Negeri Karimun 

Laporan Elhadif Putra

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Dua terdakwa kasus narkoba jenis sabu sebanyak 21 kilogram,  Ahmad Somaidi alias Oong dan Sam Bin Malik, divonis hakim Pengadilan Negeri Karimun 19 tahun penjara.

Sementara itu, satu terdakwa lainnya, Jebat Satria Bin Ali yang berperan sebagai tukang ojek divonis 17 tahun.

Vonis tersebut dibacakan Ketua Majelis Hakim Budiman Sitorus pada sidang beragenda pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Karimun, Selasa (23/1/2018).

Putusan tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum. Jaksa menuntut Ahmad Somaidi alias Oong dan Sam Bin Malik seumur hidup, sementara Jebat 20 tahun.

Budiman yang diwawancara usai persidangan mengatakan, hukuman yang diberikan berdasarkan pertimbangan dari fakta-fakta yang ditemukan dan dengan musyawarah majelis hakim.

"Pertimbangan kami meyakinkan sebagai kurir. Mereka dapat bantuan dana dari yang menyuruh. Kalau tidak ada bantuan itu pasti hukuman mati, karena barang buktinya 21 kilogram," jelas pria yang juga menjabat sebagai Kepala Pengadilan Negeri Karimun itu.

Ahmad Somaidi alias Oong dan Sam Bin Malik yang ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) berperan sebagai kurir.

Mereka dijanjikan imbalan untuk membawa sabu oleh seseorang asal Jawa Timur berinisial HS.

"Kita pasti hati-hati buat putusan. Ada bukti transferan dikirim ke rekening Ahmad," katanya.

Mereka sempat 10 hari menginap di Karimun. Uang Rp 7 juta yang mereka bawa untuk dana awal habis.

Mereka dijanjikan uang Rp 20 juta oleh Hs yang menurut BNN adalah penyalur TKI di Madura.

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved