Warga Alaska dan Kanada Diungsikan ke Sejumlah Penampungan, Peringatan Tsunami Dicabut

Seluruh pantai barat AS berada di bawah pengawasan tsunami pagi ini, tapi itu kemudian dibatalkan saat tidak ada gelombang

Warga Alaska dan Kanada Diungsikan ke Sejumlah Penampungan, Peringatan Tsunami Dicabut
Twitter @Cat_Lempke
Warga Pulau Kodiak, Alaska, Amerika Serikat berada di pusat penampungan setelah diguncang gempa 7,9 SR dan peringatan tsunami 

Puluhan mobil kemudian menembus salju dan dinginnya malam menuju tempat yang lebih tinggi untuk menghindari gelombang.

Warga kemudian mencari perlindungan di sekolah-sekolah yang diubah menjadi tempat penampungan sementara.

Letnan Tim Putney dari Kepolisian Kodiak seperti dilansir New York Times menyebutkan hingga saat ini, warga masih bertahan di lokasi evakuasi sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Kota ini memiliki beberapa tempat penampungan di atas ketinggian 100 kaki, dan mereka masih mendorong orang-orang yang masih di rumah untuk mengungsi.

Warga setempat megatakan, gempa tersebut telah membangunkan mereka dari tidur. Ia memperkirakan guncangan keras setidaknya terjadi sekitar 30 detik.

"Saya tinggal di Kodiak selama 19 tahun dan ini merupakan gempa terkuat dan terpanjang yang pernah saya rasakan," kata Pinuet, seorang warga Kodiak, seperti dilansir DailyMail.

Pusat Informasi Gempa Bumi Alaska mengatakan bahwa gempa tersebut dirasakan secara luas di beberapa komunitas di Semenanjung Kenai dan di selatan Alaska, namun juga tidak mendapat laporan kerusakan.

Warga Kodiak mengungsi

Selain Alaska, penduduk di kawasan Tofino, Pulau Vancouver, Kanada, juga mengungsi ke temoat penampungan setelah rumah mereka bergetar pada Selasa pagi.

Mereka bergegas menuju lokasi aman setelah mendapat peringatan yang dikirim melalui ponsel oleh NWS.

Warga membawa selimut dan koper berisi pakaian ke tempat penampungan dan saat ini masih bertahan.

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved