KEPRI REGION

Berlayar 18 Jam Pulang-Pergi, Gubernur Nurdin Antar Langsung Bantuan ke Tarempa dan Letung

Sebenarnya, begitu ada musibah, saya sudah mau ke Tarempa dan Letung. Namun karena cuaca tidak mendukung, baru saat ini bisa ke Anambas

Berlayar 18 Jam Pulang-Pergi, Gubernur Nurdin Antar Langsung Bantuan ke Tarempa dan Letung
Humas Pemprov Kepri
Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengecek barang-barang bantuan yang akan dibawanya ke Kabupaten Kepulauan Anambas sebelum berangkat, Kamis (25/1/2018). Bantuan untuk para korban banjir dan tanah longsor ini berasal dari sumbangan masyarakat Kepri. 

TRIBUNBATAM.ID, ANAMBAS - Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Kamis (25/1/2018), pukul 11.00 WIB, berangkat ke Tarempa dan Letung, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Keberangkatan orang nomor satu di Provinsi Kepri tersebut untuk mengantar secara langsung bantuan dari masyarakat Kepri untuk masyarakat di Tarempa dan Letung yang mengalami musibah beberapa waktu lalu.

"Sebenarnya, begitu ada musibah, saya sudah mau ke Tarempa dan Letung. Namun karena cuaca tidak mendukung, baru saat ini bisa ke Kabupaten Kepulauan Anambas," ujar Nurdin.

Menurut Nurdin, jika mau dipaksakan juga berangkat, bisa saja ia lakukan melalui Jakarta dan menumpang pesawat ke Palmatak.

"Tapi saya pikir biarlah berangkat bersama dengan barang barang bantuan sekalian, lebih bermanfaat dan jelas tujuannya," tambahnya.

Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur mangalami musibah banjir dan longsor pada Jumat (12/1/2018).

 Nurdin berlayar selama 18 jam pulang pergi untuk mengantar bantuan dan bertemu langsung dengan masyarakat.

Barang-barang sumbangan masyarakat Kepri ini cukup lumayan jumlahnya.

"Berbagai macam barang barang yang dibawa, totalnya lebih 10 ton," papar Nurdin.

Nurdin menceritakan, bantuan yang dia bawa hari ini dikumpulkan oleh masyarakat, organisasi sosial, serta sumbangan pegawai Pemprov Kepri. 

Halaman
12
Penulis: Thom Limahekin
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved