Kuasa Hukum PT Union Jaya Sejati Ungkap Sejumlah Kejanggalan‎ Atas Gugatan PT Eugoss

PT Union Jaya Sejati merasakan sejumlah kejanggalan dalam gugatan perdata yang dilayangkan PT Eugoss Indonesia Pratama kepada pihaknya.

Kuasa Hukum PT Union Jaya Sejati Ungkap Sejumlah Kejanggalan‎ Atas Gugatan PT Eugoss
istimewa
Sebanyak 40 welding machine milik? Eugoss PTE LTD? (Singapura) yang dititipkan ke PT Union Jaya Sejati. 

TRIBUNBATAM.ID, BATAM-‎ PT Union Jaya Sejati merasakan sejumlah kejanggalan dalam gugatan perdata yang dilayangkan PT Eugoss Indonesia Pratama kepada pihaknya.

Kasus ini sendiri bermula dari adanya kerjasama pengerjaan pembuatan modul antara Eugoss PTE LTD (Singapura) melalui PT Eugoss Indonesia Pratama (Batam) dengan Siemens PTE LTD.

Dalam perjalanannya, selain menggunakan peralatan sendiri, PT Eugoss Indonesia Pratama juga menyewa beberapa jenis peralatan kepada PT Union Jaya Sejati.

Namun di pertengahan kerjasama ‎antara Siemens PTE LTD dengan Eugoss PTE LTD yang dikerjakan PT Eugoss Indonesia Pratama mengalami permasalahan. Sehingga pengerjaan modul dihentikan.

Dengan berhentinya pengerjaan modul tersebut, seluruh suplier termasuk PT Union Jaya Sejati pun diharuskan mengeluarkan peralatan yang disewa oleh PT Eugoss Indonesia Pratama.

Kuasa hukum PT Union Jaya Sejati, Bistok Nadeak mengatakan, saat pengeluaran peralatan itu, Eugoss PTE LTD yang memiliki 40 welding machine meminta bantuan kepada kliennya.

"Mereka (Eugoss PTE LTD) meminta klien kami turut memindahkan peralatan milik mereka. ‎Pihak ‎Eugoss PTE LTD juga menitipkan mesin tersebut kepada PT Union Jaya Sejati," kata Bistok Nadeak ditemui di Batam Center, Rabu (24/1/2018).

Namun anehnya, lanjut Bistok, saat ini PT Eugoss Indonesia Pratama yang menyewa beberapa peralatan dari PT Union Jaya Sejati, justru melayangkan gugatan perdata perbuatan melawan hukum atas 40 welding machine tersebut.

Dalam materi gugatan disebutkan, PT Union Jaya Sejati sebagai tergugat telah melakukan perbuatan hukum mencuri dan menguasai 40 welding machine tersebut.

"Materi gugatan yang lainnya, disebutkan juga bahwa PT Eugoss Indonesia Pratama mengalami kerugian materil senilai Rp 3,9 miliar, yang dihitung berdasarkan harga sewa mesin tersebut," katanya.

Halaman
123
Penulis: Anne Maria
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help