Suami Pasien Korban Pelecehan Seksual Mengamuk di Rumah Sakit

Ia melampiaskan kemarahannya saat tahu ada perawat pria yang melakukan pelecehan seksual terhadap sang istri, yang menjalani operasi

TRIBUNBATAM.id, SURABAYA - YW, suami korban pelecehan pasien di National Hospital Surabaya, tak bisa menahan emosinya.

Ia melampiaskan kemarahannya saat tahu ada perawat pria yang melakukan pelecehan seksual terhadap sang istri, yang baru saja menjalani operasi.

"Saya enggak hanya protes, tapi mengamuk," ujar YW.

Baca: Warga Yose Sade Indah Tanjunguncang Gembira, Dapat Bantuan 200 Drum Air dari ATB

Baca: Asiiik! Martabak Legendaris Pemecah Rekor MURI Asal Bandung Kini Ada Batam. Di Sini Tempatnya

Baca: DPRD Sidak SD Negeri. Atap Masih Layak Pakai Diganti, Kursi dan Lemari Rusak Dibiarkan. Ada Apa?

Ia kemudian melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Surabaya, Kamis siang (25/1/2018).

"Kejadian tanggal 23 Januari 2018 kemarin, pukul 11.30-12.00 WIB kejadiannya istri saya di ruang pemulihan. Kemarin cek out dan istirahat baru hari ini bisa lapor," kata pria tersebut.

Sementara itu, pengacara W, Yudi Wibowo menjelaskan operasi yang dilakukan terhadap istri YW, W membuat tubuhnya harus dibius total.

Hal itulah yang kemudian menjadikan pelaku tak takut untuk melakukan aksi bejatnya.

Menurut Yudi Wibowo, pelaku Junaedi meraba dada istrinya sampai tiga kali. Sebelum meraba lebih dulu tanya-tanya alamat asal.

Yudi mengatakan korban setelah operasi jelas tidak bisa menggerakkan tubuhnya dan tak berdaya.

"Namanya habis operasi, ya belum ada pakaian. Sadar, tapi tak berdaya," jelas Yudi.(*)

Editor: nandrson
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help