Ada 'Rumah Musuh' di Pulau Rempang, Pasukan Marinir SBY Lakukan Operasi Penghancuran

Operasi penghancuran dilaksanakan sebelum pendaratan dengan jarak 700 meter dari pantai.

Ada 'Rumah Musuh' di Pulau Rempang, Pasukan Marinir SBY Lakukan Operasi Penghancuran
istimewa
Pasukan marinir SBY saat latihan skenario penghancuran di Pulau Rempang, Selasa (23/1/2018). 

TRIBUNBATAM.ID, BATAM- Yonif-10 Marinir Satria Bhumi Yudha (Mnr/SBY) Batam menggelar skenario operasi penghancuran, di daerah Pulau Rempang, selama dua haru, Selasa-Rabu (23-24/1/2018).

Skenario operasi ini sebagai bagian dari Latihan Satuan Lanjutan (LSL) III Triwulan IV TA. 2017.

Dari skenario itu, tepat pada hari Selasa lalu sekitar pukul 17.00 WIB, Komandan Kompi Bravo Kapten Marinir Rasyid Ihsan menyampaikan perintah operasi kepada jajarannya.

Kapten Mar Rasyid mengatakan,di daerah pulau Rempang terdapat adanya satu kelompok musuh dengan jumlah kurang lebih 25 orang yang menempati salah satu rumah warga.

"Selesai melaksanakan penyamaran dan persiapan perbekalan seluruh prajurit bergeser dari Balai Prajurit ke Dermaga Yonif-10 Mar untuk bergerak menuju pantai pendaratan musuh dengan menggunakan perahu karet dan sea reader," kata Rasyid, Sabtu (27/1/2018) pagi. 

Skenario penghancuran dilaksanakan sebelum pendaratan dengan jarak 700 meter dari pantai.

Yonif-10 Marinir Satria Bhumi Yudha (Mnr/SBY) Batam menggelar skenario operasi penghancuran, di daerah Pulau Rempang, selama dua haru, Selasa-Rabu (23-24/1/2018).
Yonif-10 Marinir Satria Bhumi Yudha (Mnr/SBY) Batam menggelar skenario operasi penghancuran, di daerah Pulau Rempang, selama dua haru, Selasa-Rabu (23-24/1/2018). (istimewa)

Dua pasukan sebagai renang rintis di turunkan terlebih dahulu untuk memastikan pantai dalam keadaan aman.

Setelah mendapat kode, pantai musuh aman pasukan, sebanyak 130 personel diturunkan untuk bergerak mencari sasaran.

Perjalanan menuju sasaran memakan waktu kurang lebih hampir empat jam dan akhirnya sasaran ditemukan.

Tepat pukul 04.00 WIB, Komandan Ratsus menembakkan pistol sein sebagai isyarat agar pasukannya membuka tembakan ke arah musuh yang menempati salah satu rumah warga.

Setelah terjadi baku tembak kurang lebih 30 menit, Kapten Mar Rasyid memerintahkan jajarannya untuk meledakkan rumah tersebut dengan menggunakan 2 TNT 500gr untuk memastikan musuh tersebut sudah tewas.

Yonif-10 Marinir Satria Bhumi Yudha (Mnr/SBY) Batam menggelar skenario operasi penghancuran, di daerah Pulau Rempang, selama dua haru, Selasa-Rabu (23-24/1/2018).
Yonif-10 Marinir Satria Bhumi Yudha (Mnr/SBY) Batam menggelar skenario operasi penghancuran, di daerah Pulau Rempang, selama dua haru, Selasa-Rabu (23-24/1/2018). (istimewa)

Gambaran di atas, kata Rasyid, merupakan skenario latihan pendaratan khusus yang telah dilaksanakan Prajurit Batalyon Infanteri-10 Marinir/SBY dalam latihan LSL III Tw IV tahun anggaran 2017.

Selesai melaksanakan penghancuran sasaran, seluruh prajurit yang terlibat latihan melaksanakan Limed (Jalan Lintas Medan) menuju Ksatrian Yonif-10 Mar..

"Setelah itu, Danyonif-10 Mar/SBY Letkol Mar Rino Rianto secara resmi menutup Latihan Satuan Lanjutan (LSL) III TW. IV Yonif-10 Mar/SBY T.A. 2017 di lapangan apel Yonif-10 Mar/SBY pada hari Rabu, 24 Januari 2018 pukul 10.15 WIB," katanya. (egw)

Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help