'Enam Bulan Saya Jelajahi Batam tapi tak Dapat Kerja Juga. Saya Mau Pulkam, Bantu Ortu Bertani Saja'

Meskipun hari ini akhir pekan, Sabtu (27/1/2018), sejumlah Pencaker tetap mendatangi Batamindo, Mukakuning, untuk mengaduh nasib.

'Enam Bulan Saya Jelajahi Batam tapi tak Dapat Kerja Juga. Saya Mau Pulkam, Bantu Ortu Bertani Saja'
tribun batam/roma
Sejumlah Pencaker di CC Batamindo menunggu pengumuman lowongan pekerjaan, Sabtu (27/1/2018). 

Sebelumnya, dia bekerja sebagai operator di PT Panasonic Batam Center. Ia mengaku, sekarang jika ingin cepat dapat kerja harus ada 'orang dalam' di perusahaan.

"Hampir delapan bulan menganggur, belum dapat kerja. Sedangkan hidup butuh biaya juga. Kebanyakan sekarang main orang dalam. Atau pakai biaya-biaya sogokan," ujar Bresman dengan nada kesal.

Ia mengakui dengan adanya sistem yang tidak sehat tersebut (orang dalam dan sogokan) membuat semakin banyak orang sulit masuk ke sebuah perusahaan.

"Padahalkan kami ini pengangguran mbak. Dari mana uang bayar-bayar sebelum masuk kerja? Kami butuh uang untuk hidup, kok malah ngasi uang sama orang untuk masuk kerja,"keluhnya lagi.

Hal yang sama juga diungkapkan Tono, Pencaker lainnya.

Bahkan, jika dalam waktu dekat tidak dapat pekerjaan di Batam, ia akan pulang kampung dan membantu orangtuanya bertani.

"Setiap hari mbak sudah kesana-kesini. Hampir seluruh Batam ini sudah saya jelajahi. Namun tak kunjung juga dapat kerja,"katanya.

Dia mengaku, waktu enam bulan disini rasanya sia-sia.

"Jika bulan ini belum dapat pekerjaan juga, kemungkinan saya balik ke Jawa saja, membantu ibu saya bertani," ujar Tono, anak bungsu dari sembilan bersaudara dan berasal dari Jawa Tengah. (roma)

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved