Home »

News

» Jakarta

Gamawan Fauzi Siap Dikutuk dan Dihukum Mati Jika Terima Uang e-KTP, KPK: Kami Punya Bukti

Gamawan Fauzi langsung membantah bahkan siap dihukum mati jika memang terbukti menerima uang.

Gamawan Fauzi Siap Dikutuk dan Dihukum Mati Jika Terima Uang e-KTP, KPK: Kami Punya Bukti
TRIBUNNEWS.COM
Mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi memberikan keterangan pada sidang lanjutan dugaan Korupsi proyek E-KTP dengan terdakwa mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (16/3/2017). Pada sidang yang menghadirkan enam saksi itu, Gamawan mengaku tidak menerima uang dari proyek E-KTP. 

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Irene Putri tidak mempermasalahkan bantahan dari mantan Kemendagri, Gamawan Fauzi soal penerimaan uang proyek ‎e-KTP.

Dia mengatakan, pihaknya punya bukti.

"Kami nanti punya bukti lah. Pak Gamawan boleh bilang bahwa itu menurut adiknya. Kami juga punya bukti bahwa beberapa harga ruko ketika dibeli Paulus dan kemudian berapa dia jual. Pelan-pelan kami buktikan," terang Irene Putri, Senin (29/1/2018) malam di Pengadilan Tipikor Jakarta.

‎Jaksa Irene Putri kembali menegaskan memang pemberian tidak langsung diberikan ke Gamawan, melainkan melalui adiknya.

"Di dakwaan, pembelian kepada Pak Gamawan kan melalui Asmin Aulia dan Afdan adiknya. Jadi pembelian tidak langsung tapi melalui adiknya," ujar Irene Putri.

Baca: Saat Hendak Kembalikan Uang 500 Ribu Dolar AS dari Proyek e-KTP, Diah Dianggap Bunuh Diri

Baca: Namanya Terseret Kasus Setya Novanto, Gamawan Fauzi Mengaku Hidupnya Kini Sengsara

Diketahui, mantan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, Senin (‎29/1/2018) kemarin juga bersaksi di sidang dugaan korupsi e-KTP untuk terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tipikor, Jakarta.

Dalam persidangan, hakim sempat bertanya soal apakah Gamawan pernah menerima aliran dana korupsi e-KTP?

Menjawab hal itu, Gamawan Fauzi langsung membantah bahkan siap dihukum mati jika memang terbukti menerima uang.

Halaman
123
Editor: Sri Murni
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help