Saat Hendak Kembalikan Uang 500 Ribu Dolar AS dari Proyek e-KTP, Diah Dianggap Bunuh Diri

Mantan Sekretaris Jenderal Kemendagri, Diah Anggraeni mengakui menerima uang dari proyek pengadaan e-KTP sebesar 500 Ribu dolar AS.

Saat Hendak Kembalikan Uang 500 Ribu Dolar AS dari Proyek e-KTP, Diah Dianggap Bunuh Diri
RIBUNNEWS/HERUDIN
Mantan Sekjen Kementerian Dalam Negeri, Diah Anggraeni bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (1/8/2017). Diah Anggraeni diperiksa penyidik KPK sebagai saksi dalam kasus korupsi pengadaan KTP Elektronik (e-KTP) dengan tersangka anggota DPR Markus Nari. 

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA - ‎Mantan Sekretaris Jenderal Kemendagri, Diah Anggraeni mengakui menerima uang dari proyek pengadaan e-KTP.

Di hadapan hakim, Diah mengaku menerima uang sebesar 500 ribu dolas AS dan seluruhnya telah dikembalikan ke KPK.

Diah menjelaskan uang itu diterima dalam dua kali pemberian. Pertama dari mantan Dirjen Dukcapil, Irman serta dari rekanan Kemendagri, pengusaha Andi Narogong.

Baca: Namanya Terseret Kasus Setya Novanto, Gamawan Fauzi Mengaku Hidupnya Kini Sengsara

"Dari Pak Irman dapat USD 300 ribu. Dari Pak Andi USD 200 ribu. Total saya terima USD 500 ribu. Semuanya sudah saya serahkan ke KPK yang mulia. Penyerahan itu atas kesadaran saya," ucap Diah saat bersaksi bagi terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tipikor, Senin (29/1/2018).

Masih menurut Diah, karena menerima uang dalam jumlah besar, dia sempat takut dan berniat mengembalikan uang. Terlebih ada kegaduhan soal proyek e-KTP.

"Seminggu setelah menerima itu, saya hubungi Pak Irman. Saya mau kembalikan uangnya karena kok banyak sekali. Lalu Pak Irman jawab, sudah ambil saja. Jangan dikembalikan, kalau dikembalikan sama saja bunuh diri," kata Diah.

Upaya pengembalian uang tetap dilakukan Diah, dia menanyakan alamat rumah Andi Narogong untuk mengembalikan uang, namun Irman mengaku tidak tahu dimana rumah Andi Narogong.

Mengenai penerimaan uang oleh Andi di kediaman Diah, menurut Diah sebelumnya sama sekali tidak ada komunikasi.

Saat itu, tiba-tiba saja Andi datang ke rumah Diah.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved