TribunBatam/
Home »

Techno

» News

Hati-hati Penipuan Sindikat 'Macau Scam'. Beraksi Lewat Telepon, Modusnya Canggih

Jika sebelumnya jaringan penipuan internasional ini hanya menyasar warga negara China, kini incaran mereka adalah warga di Asia Tenggara.

Hati-hati Penipuan Sindikat 'Macau Scam'. Beraksi Lewat Telepon, Modusnya Canggih
Tribun Batam/Argianto
WNA Tiongkok yang diduga jaringan penipuan internasional diamankan di Batam, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBATAM.ID, KOTA BAHRU - Jika Anda pernah mengikuti penangkapan sejumlah warga negara asing asal China dan Taiwan di Kota Batam dan sejumlah daerah lainnya di Indonesia, terkait penipuan online, ternyata kasus itu semakin berkembang.

Jika sebelumnya terungkap bahwa jaringan penipuan internasional ini hanya menyasar warga negara China, kini incaran mereka adalah warga di Asia Tenggara.

Di Malaysia, sepekan terakhir, banyak warga yang tertipu oleh jaringan penipuan internasional ini, dengan kerugian mencapai jutaan ringgit.

Saking hebatnya kelompok ini, mereka tersebar tidak hanya di Malaysia, tetapi juga Thailand, Indonesia, Kamboja dan Filipina.

Modusnya sama, mereka mengaku sebagai petugas dari sejumlah instansi menggunakan saluran Voice Over Internet Protocol (VOIP) yakni teknologi percakapan suara jarak jauh melalui media internet.

Penggunaan VOIP membuat mereka bisa terhindar dari pelacakan. Berbeda dengan menggunakan telepon biasa atau handphone.

Di Malaysia, kelompok ini disebut dengan "Macau Scam".

Tidak jelas betul asal-muasal nama itu. Namun, menurut macaubusiness.com, kata itu diduga merujuk pada pemberitaan media setempat pertama kali kasus ini ditemukan, tahun 2013, bahwa kelompok ini pertama kali beraksi di Macau.

92 Warga Negara Asing asal China yang ditangkap di Surabaya, Jawa Timur, terkait kasus kejahatan siber internasional tiba di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Minggu (30/7/2017)
92 Warga Negara Asing asal China yang ditangkap di Surabaya, Jawa Timur, terkait kasus kejahatan siber internasional tiba di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Minggu (30/7/2017) (TRIBUNNEWS.COM)

Rujukan lain, korban pertama dari jaringan ini adalah warga negara Macau.

Namun, tidak satupun istilah ini yang terkonfirmasi kebenarannya kendati sangat pop;uler dalam mesin pencarian Google, lebih dari 40 ribu entri.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help