Indonesia Jadi Penyumpang Wisatawan Terbesar Asia untuk Turki. Mengapa WNI Suka ke Sana?

Jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Turki mencapai lebih dari 85.000 orang pada 2017.

Indonesia Jadi Penyumpang Wisatawan Terbesar Asia untuk Turki. Mengapa WNI Suka ke Sana?
Carters/Mirror
Sebuah hotel bintang lima didirikan dekat Pantai Lara, Antalya, Turki. Uniknya, hotel tersebut dibangun seperti replika kapal Titanic 

TRIBUNBATAM.ID, TURKI- Jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Turki mencapai lebih dari 85.000 orang pada 2017.

Jumlah ini naik hampir dua kali lipat dibandingkan 2016.

Angka tersebut merupakan bagian dari 32,4 juta wisatawan asing yang berkunjung ke Turki sepanjang 2017, menurut data yang dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata Turki, hari Rabu (31/1/2018).

Di antara negara-negara Asia Tenggara, Indonesia adalah penyumbang wisatawan asing terbesar bagi Turki pada 2017.

Setelah Indonesia, diikuti oleh Filipina dengan 63.200 orang, Malaysia dengan 61.100 orang, Thailand dengan 30.700 orang dan Singapura dengan 17.500 orang.

Pada 2016 jumlah warga negara Indonesia yang berkunjung ke tempat-tempat wisata di Turki adalah 47.200 orang.

"Kami mencatat kenaikan 70 persen pemesanan dari biro perjalanan asing (untuk tahun 2017). Kami berharap rekor ini pecah pada tahun 2018," kata Numan Kurtulmus, menteri pariwisata Turki.

Salah satu wisatawan asal Indonesia yang berkunjung ke Turki tahun lalu adalah Rhevy Adriade Putra.

Bagi Rhevy, nuansa sejarah Islam yang kental menjadi daya tarik utama mengapa ia dan keluarganya memutuskan berkunjung ke Turki.

"Kita bisa menelusuri sejarah peradaban Islam," kata Rhevy.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved