Tak Diundang Saat Lantik Pejabat. Wakil Bupati Marah dan Bertengkar dengan Bupati. Videonya Viral

Video pertengkaran antara Bupati Tolitoli M Saleh Bantilan dan Wakilnya, Abdul Rahman H Buding, viral di media sosial

Tak Diundang Saat Lantik Pejabat. Wakil Bupati Marah dan Bertengkar dengan Bupati. Videonya Viral
Screenshot video Kompas TV
Bupati Tolitoli dan wakilnya bertengkar di panggung pelantikan pejabat. 

TRIBUNBATAM.id, TOLI-TOLI - Sebuah video pertengkaran antara Bupati Tolitoli M Saleh Bantilan dan Wakilnya, Abdul Rahman H Buding, viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 59 detik itu terlihat wakil bupati yang mengenakan kemeja biru langit  marah-marah dan naik ke atas panggung saat bupati sedang melantik pejabat fungsional dan struktural di gedung wanita Tolitoli.

Belum diketahui alasan pastinya mengapa wakil bupati itu marah kepada bupatinya. 

Baca: BIADAB! Bayi 8 Bulan Diperkosa, Aktivis Gelar Demo 30 Hari, Desak Pengadilan Hukum Mati Pelaku

Baca: Terkait Kasus Korupsi, Hari Ini KPK Geledah Rumah Gubernur Jambi Zumi Zola. Dicegah ke Luar Negeri

Baca: Buruh Gelar Demo Kamis Pagi, Ini Kata Ketua Kadin Batam

Kompas.com yang mencoba menghubungi Bupati Tolitoli M Saleh Bantilan via telepon enggan berkomentar.

“Maaf saya lagi ada rapat di KPU. Coba hubungi (bagian) humas saja,” katanya singkat, dan sambungan telepon pun terputus.

Sementara itu, Kompas TV melaporkan, pertengkaran itu terjadi karena Wakil Bupati Abdul Rahman H Buding tidak diundang dalam pelantikan itu. Abdul Rahman meminta pelantikan dibatalkan.

Dalam kejadian itu, wakil bupati tampak menendang kursi yang diduduki bupati di atas panggung.

Sementara itu, Ketua DPRD Tolitoli Andi Syarif mengatakan, saat insiden itu terjadi, ia sedang tidak berada di lokasi kejadian.

Namun, ia mengaku melihat insiden itu dari media sosial. Ia menyayangkan peristiwa itu terjadi, apalagi  video itu sudah beredar luas.

“Saya menduga ini ada komunikasi yang tersumbat antara bupati dan wakil bupati. Komunikasi yang tersumbat itu harusnya dibicarakan lebih awal. Jadi kami berharap bupati dan wakil bupati itu bisa kompak dengan berkomunikasi dengan intens,” kata Andi, Rabu (31/1/2018).

Saat ditanya soal kekompakan keduanya, Andi mengaku tak mempunyai kapasitas untuk menilai itu. Tapi, ia melihat saat keduanya tampil di muka publik, semuanya berjalan normal. Tidak terlihat ada gejolak.(*)

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved