Dapat 'Ekspor' Virus dari Australia dan Jepang, Korban Jiwa Serangan Flu di Inggris Capai 231 Orang

Jumlah pasien yang meninggal setelah terjangkit flu di Inggris pada musim dingin ini telah meningkat menjadi 231 orang.

Dapat 'Ekspor' Virus dari Australia dan Jepang, Korban Jiwa Serangan Flu di Inggris Capai 231 Orang
intisarionline
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.ID, LONDON - Jumlah pasien yang meninggal setelah terjangkit flu di Inggris pada musim dingin ini telah meningkat menjadi 231 orang.

Dilansir dari Metro, Kamis (1/2/108), Badan Kesehatan Publik Inggris (PHE) mengatakan 193 kematian terkait flu telah dilaporkan, sementara 38 lainnya telah meninggal di Skotlandia dan Irlandia Utara.

Tingkat virus tetap tinggi setelah berhasil masuk ke Inggris dari Australia dan Jepang.

Namun, wabah tersebut masih cukup rendah dibandingkan kdengan musim dingin yang sama di 2010-2011.

Baca: Dapat Julukan Kota Paling Membosankan & Tidak Menarik, Singapura Langsung Rilis Video Sindirian Ini

Baca: Gegara Hal Sepele, Guru Muda nan Ganteng dan Jago Biola Ini Tewas Dianiaya Muridnya

Asosiasi kedokteran memperingatkan wilayah London, Midlands dan Inggris sebelah timur telah mengalami peningkatan selama pekan lalu.

Virus tersebut juga tidak dapat diprediksi.

PHE melaporkan jumlah pasien flu yang menjalani rawat inap telah menurun 7 persen.

Sementara, pasien dengan tingkat perawatan intensif juga menurun 26 persen pada pekan lalu dibandingkan pekan sebelumnya.

Juru bicara layanan kesehatan nasional Inggris (NHS) mengatakan tingkat kasus flu terus memenuhi layanan penanganan darurat dirumah sakit.

Baca: Sejak Digugat Cerai, Beginilah Sikap Veronica Tan terhadap Ahok dan Keluarganya

Baca: Mana Lebih Cantik Veronica Tan atau Istri Selingkuhannya? Begini Kata Karyawan Julianto Tio

"Masyarakat harus terus waspada dengan menghubungi layanan NHS dan apoteker untuk mendapatkan resep," katanya.

Flu juga menyerang Perancis di mana 12.000 orang dilaporkan dirawat di rumah sakit dan lebih dari 30 orang meninggal karena penyakit tersebut. (kompas.com/Veronika Yasinta)

Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help