Lama Menginap Wisatawan di Hotel Hanya 1-2 Hari. PHRI Minta Pemerintah Tambah Objek Wisata di Batam

Jika soal length of stay wistawan hanya sehari-dua hari, Batam sudah harus menambah produk pariwisata, bukan nambahin hotel," katanya

Lama Menginap Wisatawan di Hotel Hanya 1-2 Hari. PHRI Minta Pemerintah Tambah Objek Wisata di Batam
Tupa Simanjuntak, Ketua BPD PHRI Kepri 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Berdasarkan hasil data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, jumlah kunjungan wisman yang tinggal di hotel spesifikasi bintang, hanya antara satu sampai dua hari saja sepanjang tahun 2017.

Terkait fakta ini, Ketua Umum DPD PHRI Kepri, Tupa Simanjuntak, meminta pemerintah menambahkan objek wisata di Kota Batam, tidak hanya hotel yang ditambah.

"Jika soal length of stay para wisman hanya sehari atau dua hari, Batam itu sudah harus menambah produk pariwisata, bukan nambahin hotel.

Baca: Kapal Feri Pinang-Anambas Tidak Beroperasi Sementara! Begini Curhat Calon Penumpang!

Baca: Bus Sekolah Kecelakaan di Bintan, Bupati Telepon Kasatlantas Langsung! Ada Apa?

Baca: Soal Wakil Gubernur Kepri Terpilih Belum Dilantik. Mendagri: Surat dari DPRD Kepri Lagi Dikaji

Destinasi wisata juga perlu dipoles. Banyak pulau-pulau yang bisa kita kembangkan," ujar Tupa kepada Tribun, Jumat (2/2/2018).

Menurut Tupa, tidak harus membutuhkan biaya mahal dan waktu yang lama untuk membangun objek wisata di Batam.

"Kamar yang kosong itu jadi bisa ditambahi tamu-tamu yang mengisi destinasi tersebut," katanya.

Ia mengakui, selama ini Batam sudah dimanjakan industri. Saat industri belakangan ini melemah tidak ada objek lain yang bisa ditonjolkan.

Baginya, Kota Batam harus ada alternatif lainnya.

"Industri lagi turun, kita harus ada alternatif lain. Contoh, kalau ingin ke suatu tempat, namun tempat wisatanya hanya satu, mau tidak wisman? Pasti tidak mau. Destinasi produk pariwisata kita masih perlu dikembangkan," katanya.(rus)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUNBATAM edisi Sabtu, 3 Februari 2018

Tags
Batam
PHRI
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved