TribunBatam/

Selama Belum Ada Izin, Polisi Batam akan Tetap Menilang Taksi Online

Selama belum ada kejelasan terkait peraturan taksi online, pihak kepolisian akan terus melakukan penilangan.

Selama Belum Ada Izin, Polisi Batam akan Tetap Menilang Taksi Online
tribunbatam/zabur anjasfianto
Suasana kericuhan sopir taksi online dan pangkalan di Batam, Minggu (14/1/2018) 

TRIBUNBATAM.ID, BATAM - Selama belum ada kejelasan terkait peraturan taksi online, pihak kepolisian akan terus melakukan penilangan.

Tak heran, hingga saat ini ada empat sampai lima taksi online setiap harinya ditilang polisi.

Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu Pati, Jumat (2/2/2018) mengatakan, jika dihitung semenjak 2017 kemarin, total taksi online yang sudah ditilang di Kota Batam mencapai 400 mobil.

"Kita melakukan penilangan karena sejauh ini belum ada izin untuk taksi online sendiri," tegasnya.

Jika tidak memiliki izin, berarti taksi tersebut masuk dalam kategori taksi gelap. 

"Sesuai dengan aturan Permenhub nomor 108 tahun 2016, khusus taksi online, drivernya harus memiliki SIM A Umum, serta kendaraan wajib kir. Aturan ini dikeluarkan karena sudah ada beberapa daerah yang miliki izin. Namun di Batam, mereka belum memiliki izin sama sekali," jelas Putu.

Selain melakukan penilangan, mobil juga akan ditahan oleh Dishub kota Batam.

Sebab, katanya, terkadang tindakan penilangan saja tidak membuat mereka jera.

"Jika alasan mereka izin masih dalam proses maka tidak boleh beroperasi. Tetapi sampai sekarang mereka masih beroperasi," sambung Putu.

Jauh sebelumnnya pemerinta kota Batam juga sudah menyegel kantor taksi online tersebut. Namun sayang, mereka seolah tidak jera dan terus beroperasi.

"Seharusnya yang punya andil itu pemerintah. Karena izin itu semua sama mereka," tegasnya.

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help