Gelombang di Laut Natuna Hari Ini Bisa Mencapai 6 Meter. Di Anambas 5 Meter

Masyarakat pengguna transportasi laut dan aktivitas kelautan diimbau hati-hati mengatisipasi dampak dari gelombang tinggi

Gelombang di Laut Natuna Hari Ini Bisa Mencapai 6 Meter. Di Anambas 5 Meter
Ilustrasi Gelombang Laut tinggi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Meteorologi Klimatologi Geofiksika (BMKG) Stasiun Meteorlogi Klas I Hang Nadim Batam, mengeluarkan imbauan imbauan khusus kepada masyarakat Kepri yang melakukan aktivitas kelautan terkait gelombang dan arus laut yang kuat.

Dalam suart imbauan yang dikeluarkan pada Senin (5/2/2018), Kepala Stasiun Metreologi Klas I Hang Nadim Batam, Parmin mengatakan adanya fenomena angin utara yang terjadi pada awal bulan Februari memberikan dampak peningkatan tinggi gelombang laut dan arus laut kuat

"Dampak peningkatan tinggi gelombang laut dan arus laut kuat yang diprediksi terjadi pada 6 sampai 8 Februari 2018 di wilayah Laut Cina Selatan, Laut Natuna, Peraiaran di wilayah Batam, Bintan dan Lingga," katanya dalam siaran pers tersebut.

Baca: Seperti Apa Peruntungan Berdasarkan Shio di Tahun Anjing Tanah Imlek 2018? Simak Ulasannya

Baca: Cuaca di Kepri Hari Ini Cerah Berawan Hingga Berawan. BMKG Hang Nadim: Waspada Angin Kencang

Baca: Hasil Lengkap dan Klasemen Serie A Italia Pekan ke-23 Setelah Juventus Pesta 7 Gol

Dengan adanya fenomena tersebut, masyarakat pengguna transportasi laut dan aktivitas kelautan diimbau tetap hati-hati untuk mengatisipasi dampak dari gelombang dari BMKG.

Untuk transportasi laut dan aktivitas kelautan diimbau untuk berhati-hati terhadap gelombang laut yang cukup tinggi di wilayah Perairan Bintan, Natuna dan Anambas serta arus laut yang cukup kuat di seluruh wilayah peraiaran Kepulauan Riau.

Untuk transportasi laut dan aktivitas kelautan diimbau untuk berhati–hati terhadap gelombang laut yang cukup tinggi di wilayah perairan Bintan, Lingga, Natuna dan Anambas serta arus laut yang cukup kuat di seluruh wilayah perairan Kepulauan Riau.

Hal ini disebabkan, kondisi sinoptik, adanya pola belokan angin (shearline) di wilayah Kepulauan Riau mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif. Angin umumnya dari arah Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan 5-40 km/jam.

Halaman
12
Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved