Kenal di Facebook, Ngeri Anak SMP di Pinang Ini Dicabuli Teman FB-nya! Begini Pengakuan Pelakunya!

Dia dicabuli di dua tempat setelah 5 hari lamanya membawa kabur. Pertama di gudang kosong kawasan Eks CM Batu 7

TRIBUNBATAM.Id, TANJUNGPINANG- Lagi-lagi pemuda gauli anak masih di bawah umur terjadi di Tanjungpinang. Kali ini remaja wanita berinisial D (16) dicabuli oleh teman yang baru dikenal lewat akun Facebook.

Dia dicabuli di dua tempat setelah 5 hari lamanya membawa kabur. Pertama di gudang kosong kawasan Eks CM Batu 7 kecamatan Tanjungpinang Timur.

Baca: Terungkap! Kenapa Vampir di Film Mandarin Bergerak Melompat-lompat? Mengejutkan Alasannya!

Baca: Masih Ingat Pesulap Pak Tarno? Lama Tak Muncul, Pak Tarno Muncul dengan Kabar Menyedihkan!

Baca: Heboh! Dulunya Model, Wanita Cantik Ini Memutuskan Menjadi Satpam! Kisahnya Bikin Penasaran!

Baca: Inilah 5 Fakta Seputar Angpao Imlek! Begini Sejarah, Tata Cara Menerima dan Filosofi di Baliknya!

Untuk yang ke dua kalinya, Jaka (18) melakukan aksi yang sama di dalam rumahnya‎ yang beralamat di Jalan Gudang minyak kecamatan Bukit Bestari. Aksi bejad itu dilakukan oleh pelaku lantaran tak tahan menahan hawa nafsu. Ia lampiaskan ke pada anak dibawah umur yang kini juga masih sekolah SMP.

"Awalnya kenal di FB. Lalu tak lama saya ketemuaan tak jauh dari rumah korban. Setelah itu saya ajak keliling-keliling selama 5 hari," kata pelaku di Polsek Tanjungpinang Timur, Selasa (6/2/2018) siang.

Ia kemudian membawanya ke sebuah gudang kosong bekas kawasan pergudangan CM. Pelaku mengajaknya berhubungan intim di dalam gudang kosong yang gelap dan sepi. Disana pelaku melakukan pencabulan pada tanggal (20/1) lalu. Usai melakukan aksi pencabulan itu, barulah pelaku membawa ke rumahnya.

"Pertama digudang yang ke dua dirumahnya," katanya lagi.

Selama itu pelaku membawa keliling-keliling‎ dengan berpindah-pindah tempat. Dari beberapa tempat ia membawa korban, pengakuanya baru 2 kali melakukan hal tersebut. Hingga akhirnya pelaku mengantarkan korbanya ke rumahnya pada (24/1). Saat itulah pelaku digelandang oleh keluarga korban ke Polsek Tanjungpinang Timur.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur Ipda Pakpahan mengatakan bahwa aksi pencabulan itu diketahui oleh keluarga korban setelah mendesak korban untuk mengakuinya. Saat itu juga pelaku langsung digelandang oleh keluarganya korban ke Polsek Tanjungpinang Timur.

"Dia dibawa kabur 5 hari. Dan sempat membuat laporan kehilangan anak ke kita. Namun tak lama diketahui dibawa kabur oleh pelaku. Saat diantarkan ke rumah korban yang berada di wilayah hukum kita, langsung kita lakukan pemeriksaan. Ternyata benar pelaku juga melakukan tindakan pencabulan," ujarnya Pakpahan.

Atas perbuatanya pelaku dikenakan pasal 81 ayat 2 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan hukuman pidana minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.(*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved